Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA – Ujian Nasional merupakan sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan.
Proses pemantauan evaluasi tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan pada akhirnya akan dapat membenahi mutu pendidikan (wikipedia).

Untuk mempersiapkan Ujian Nasional bagi peserta UN tahun 2016 mendatang, Balai Pengembangan Multimedia-Pustekkom-Kemdikbud telah membuat sebuah aplikasi tryout untuk bahan pembelajaran/pra UN 2016.

Aplikasi ini berisi tryout untuk jenjang SD, SMP, SMA-IPA, SMA-IPA, dan SMA Bahasa. Harapan di kembangkanya program ini agar siswa dapat dengan percaya diri menghadapi Ujian Nasional hingga hasil Ujian Nasional akan menjadi semakin baik.

Cara Registrasi Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

Jika anda belum menjadi anggota (belum memiliki ID Pengguna) silahkan register dulu dengan mengklik Belum Registrasi?. Isilah dokumen anda dengan benar, hingga nama anda yang tercantum dalam database kami adalah data yang benar hingga selanjutnya dapat kami mengunakannya untuk kepentingan Pendidikan di Indonesia.

Aplikasi Tryout Ujian Nasional ini dibuat semirip mungkin dengan ujian nasional yang sesungguhnya. Setelah anda memiliki ID Penguna silahkan login, kemudian pilih jurusan dan mata pelajaran yang ingin anda ikuti. Dalam mengerjakan soal dapat dilewati, kemudian bisa mundur untuk mengerjakan nomer yang lebih rendah.

Registrasi Peserta TryOut

1.  Kunjungi laman http://atun.m-edukasi.kemdikbud.go.id/?mnu1=login
2. Klik tombol “belum registrasi?” , Isi data diri anda kemudian simpan.

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA



Cara menggunakan Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

1. Masukan id pengguna beserta password

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

2. Pilih jenjang sekolah, misalnya SMA-IPA

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

3. Pilih Mata Pelajaran, misal Bahasa Indonesia

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

4. Pilih mode, misal tryout, klik mulai

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

5. Hasilnya akan seperti ini

Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA

Demikian share Aplikasi Tryout Ujian Nasional SD, SMP, dan SMA, semoga bermanfaat bagi kita semua.
Baca juga : Kisi-Kisi Ujian Nasional SMA/SMK/MA/Sederajat Tahun 2016

Mekanisme dan Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK 2016

Mekanisme dan Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK 2016 – Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Peserta UN jenjang SMP, MTs, SMA, SMK, MA, Sederajat tahun pelajaran 2015/2016. Dalam juknis tersebut dijelaskan bahwa data calon peserta Ujian Nasional 2016 diambil dari aplikasi Dapodik yang diinput oleh masing-masing sekolah.
Baca juga : Juknis Pendataan Peserta UN 2016

Terkait dengan pendataan tersebut, berikut adalah Mekanisme dan Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK 2016 :

A. Satuan pendidikan mengunduh DCP dari server DAPODIK/EMIS
B. Satuan pendidikan menyerahkan DCP ke panitia pendataan UN tingkat Kota/Kab
C. Panitia pendataan UN tingkat Kota/kab mencetak verifikasi DCP dan mendistribusikan ke satuan pendidikan
D. Satuan Pendidikan mengembalikan data hasil verifikasi DCP ke panitia pendataan UN tingkat Kota/kab
E. Panitia pendataan UN tingkat Kota/kab mengunggah data DCP ke server UN dan mengunduh kembali untuk mencetak dan mendistribusikan DNS

wimaogawa.blogspot.com

F. Satuan pendidikan mengembalikan data DNS hasil verifikasi ke panitia pendataan UN tingkat Kota/kab untuk diunggah ke server UN
G. Panitia pendataan tingkat Provinsi melakukan proses penomoran peserta UN, mencetak, dan mendistribusikan DNT dan kartu peserta ujian melalui panitia pendataan UN tingkat Kota/kab.
H. Pengentry-an data Dapodik sampai dengan 31 Desember 2015
I. Pencetakan DCP sampai dengan 31 Desember 2015 Kab/Kota
J. Pencetakan, distribusi, validasi dan verifikasi DNS 1 – 22 Januari 2016 Kab/Kota
K. Cetak dan distribusi DNT sampai dengan 31 Januari 2016 Provinsi
L.  Cetak dan distribusi KPU sampai dengan 7 Februari 2016 Provinsi
M. Pemeliharaan Provinsi sampai dengan 31 Maret 2016
N. Pemeliharaan Pusat 1 April 2016 sampai dengan Pusat selesai.



Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK 2016

wimaogawa.blogspot.com

Demikian informasi Mekanisme dan Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK 2016, semoga bermanfaat.
Baca juga : Cara Daftar Peserta UN 2016

Juknis Pendataan Peserta UN SMP/SMA/Sederajat 2016

Juknis Pendataan Peserta UN SMP/SMA/Sederajat 2016 – Sekedar mengingatkan saja bahwa daftar calon peserta Ujian Nasional diambil dari Aplikasi Dapodik, baik jenjang SMP, Mts, SMA, MA, SMTK/SMAK dan SMK. Oleh karena itu Operator Sekolah dihimbau agar mengecek kembali data siswa pada aplikasi Dapodik agar data tersebut benar-benar valid.
Baca : Mekanisme dan Jadwal Pendataan UN SMP/SMA/SMK/Sederajat 2016

Jika terdapat kesalahan nama/tanggal lahir, dll dapat diperbaiki melalui situs vervalpd.data.kemdikbud.go.id dengan melampirkan data dukung yang diperlukan, misalnya saja Akta kelahiran yang selanjutnya discan bilamana terdapat kesalahan pada nama, tempat tanggal lahir atau tanggal lahir.

Perlu diketahui bahwa batas akhir validasi peserta UN 2016 adalah 31 Desember 2015. Oleh akrena itu pastikan data benar-benar valid agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Dalam rangka pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN), panitia pendataan UN tingkat pusat memfasilitasi program pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.
Baca juga : Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP/MTs 2016

wimaogawa.blogspot.com

Berikut ini adalah penjelasan umum beberapa istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis:

1. Pendataan adalah proses penyampaian data calon peserta ujian nasional sampai dengan diterbitkan kartu peserta ujian nasional oleh satuan pendidikan, meliputi: data satuan pendidikan, biodata siswa calon peserta ujian nasional, dan nilai rapor;

2. Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT)

3. Data satuan pendidikan adalah data yang berisi tentang informasi sekolah, antara lain: nama satuan pendidikan, kode satuan pendidikan, alamat satuan pendidikan, kurikulum satuan pendidikan, nama kepala satuan pendidikan, jumlah siswa, status sekolah, dst.;

4. NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NPSN menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan UN;

5. NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NISN menjadi syarat bagi siswa yang mengikuti UN akan digunakan sebagai acuan pengisian data nilai rapor;

6. DAPODIK adalah data pokok pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang merupakan sistem penjaringan data pokok pendidikan;

7. EMIS adalah pendataan pendidikan Islam dibawah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama;

8. Biodata siswa calon peserta adalah informasi tentang identitas siswa, antara lain: nama siswa, tempat tanggal lahir, nomor peserta UN jenjang sebelumnya, nomor peserta gagal UN tahun sebelumnya yang mengulang, NISN dan seterusnya;

9. Kode kelas paralel adalah kode yang menunjukkan dimana siswa dikelompokkan berdasarkan kelas paralel, program studi (SMA), dan program studi keahlian (SMK);

10. Nomor induk adalah Nomor Induk Peserta Didik (NIPD) pada satuan pendidikan yang bersangkutan;

11. Daftar Calon Peserta (DCP) adalah daftar usulan calon peserta UN yang diterbitkan oleh satuan pendidikan melalui DAPODIK/EMIS, sesuai dengan format pendataan calon peserta UN diketahui dan disahkan oleh pengawas pada satuan pendidikan;

12. Verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran data calon peserta UN oleh satuan pendidikan;

13. Validasi adalah pernyataan kebenaran atas data calon peserta UN dengan dibubuhi tanda tangan kepala satuan pendidikan;

14. Daftar Nominasi Sementara (DNS) adalah daftar calon peserta UN setelah diverifikasi;

15. Daftar Nominasi Tetap (DNT) adalah daftar peserta UN yang sudah divalidasi dan memiliki nomor peserta ujian nasional;

16. Kartu Peserta adalah kartu tanda bukti keabsahan peserta ujian nasional;

17. Petugas pengolah data adalah orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sebagai pengelola data UN;

18. Hak akses adalah kewenangan mengubah dan atau memanfaatkan data hanya untuk kepentingan UN.

Selengkapnya download Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional SMP, Mts, SMA, MA, SMTK/SMAK dan SMK Tahun Pelajaran 2015/2016, melalui link berikut :
Download Juknis Pendataan Peserta UN SMP/SMA/SMK/Sederajat Tahun Pelajaran 2015/2016

Demikian informasi terkait Petunjuk Teknis Pendataan Peserta Ujian Nasional SMP/SMA/Sederajat 2016, semoga bermanfaat.
Baca juga : Kisi-Kisi Ujian Nasional SMA/MA/SMK/Sederajat 2016

Cara Daftar Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015 Serta Jadwal Pelaksanaannya

Cara Daftar Ujian Nasional Perbaikan (UNP)  – Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan bahwa Ujian Nasional Perbaikan merupakan pilihan (tidak wajib) bagi peserta UN tahun 2015 yang telah lulus dari satuan pendidikan pada jenjang SMA/MA/ SMAK/SMTK, SMK/MAK, dan Program Paket C yang memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima) pada mata ujian tertentu.

Bagi yang ingin mengikuti ujian perbaikan tersebut berikut cara melakukan pendaftaran agar dapat mengikuti Ujian

 Mekanisme Pendaftaran Ujian Nasional Perbaikan (UNP)

a. Calon peserta mendaftar secara daring (online) di website dengan alamat http://unp.kemdikbud.go.id

b. Calon peserta melakukan registrasi/pendaftaran dengan nomor peserta UN 2015 dan tanggal lahir seperti yang tertera pada kartu peserta UN 2015.

c. Calon peserta memilih mata ujian yang akan ditempuh.

d. Calon peserta memilih Provinsi lokasi tempat ujian (Provinsi sekolah asal atau Provinsi domisili saat ini).

e. Calon peserta akan menerima notifikasi verifikasi pendaftaran dari panitia yang dikirim melalui email yang dicantumkan dan/atau dengan mengunduh bukti pendaftaran.

f. Calon peserta menerima bukti pendaftaran yang berisi nomor pendaftaran antara lain; kode pengguna (user name), kata sandi (password), identitas peserta ujian, mata ujian yang akan ditempuh, dan Provinsi tempat ujian.

g. Calon peserta melakukan login ulang menggunakan username dan password yang terdapat di bukti pendaftaran untuk memperbaiki data sebagai peserta, mencentang form komitmen keikutsertaan dalam UNP, dan memperoleh informasi selanjutnya mengenai UNP 2015.

wimaogawa.blogspot.com

h. Panitia Pelaksana UN Tingkat Provinsi menetapkan satuan pendidikan tempat ujian nasional perbaikan berdasar usulan Panitia Pelaksana UN Tingkat Kabupaten/Kota yang dinyatakan siap melaksanakan ujian perbaikan berbasis komputer.

i. Peserta menentukan tempat ujian berdasar tempat ujian yang dinyatakan siap oleh Panitia Provinsi.

j. Panitia Pelaksana UN Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota menetapkan tempat dan jadwal ujian untuk masing-masing peserta dengan mempertimbangkan pilihan peserta.

k. Panitia Pelaksana UN Tingkat Pusat mengumumkan Daftar Peserta UNP secara nasional.

l. Calon peserta mencetak kartu peserta ujian yang berisi nomer peserta UNP 2015, identitas peserta, jadwal dan lokasi ujian.

m. Peserta melapor diri kepada panitia pelaksana UNP di tempat ujian paling lambat tanggal 10 Februari 2016 dengan membawa kartu peserta UNP, pas foto ukuran 3×4 cm (3 lembar), SHUN 2015 atau surat keterangan tentang hasil UN dari satuan pendidikan bagi peserta yang belum menerima SHUN, dan
Ijazah atau surat keterangan lulus dari satuan pendidikan beserta fotocopy nya masing-masing (SHUN dan Ijazah) .

n. Peserta dapat melakukan latihan ujian di tempat ujian antara tanggal 1 sampai dengan 13 Februari 2016.

Perlu diperhatikan bahwa edit data tidak bisa dilakukan setelah tanggal 11 Desember 2015, untuk itu isi data dengan isian yang benar.
Data yang dapat diedit antara lain : Password, Alamat E-mail, Nomor Telepon, Lokasi Ujian, Mata ujian dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan 

 

Jadwal diatas sudah disesuiakan dengan pedoman/surat edaran BKN Nomor 0062/SDAR/BSNP/IX/2015 tentang Ujian Perbaikan Nasional Tahun 2015.
Baca :
Surat Edaran BSNP Tentang Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015

Demikian informasi terkait Cara Daftar Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015 Serta Jadwal Pelaksanaannya, semoga bermanfaat.

Surat Edaran BSNP Tentang Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015

Surat Edaran Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015 – Berdasarkan Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) nomor 0062/SDAR/BSNP/IX/2015 tertanggal 25 September 2015 bahwa Ujian Nasional Perbaikan Tahun Pelajaran 2014/2015 akan dilaksanakan pada bulan Februari 2016, dengan tahapan dan jadwal kegiatan seperti tercantum dalam “Petunjuk Pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan Tahun Pelajaran 2014/2015”

Guna menjamin kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tersebut,  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi diminta untuk :
1. Melakukan langkah-langkah persiapan sebagaimana mestinya, dan
2. Meneruskan surat ini beserta lampiran kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk disampaikan kepada satuan pendidikan jenjang SMA sederajat guna dapat disosialisasikan kepada calon peserta UNP.

Ujian Nasional Perbaikan merupakan pilihan (tidak wajib) bagi peserta UN tahun 2015 yang telah lulus dari satuan pendidikan pada jenjang SMA/MA/ SMAK/SMTK, SMK/MAK, dan Program Paket C yang memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima) pada mata ujian tertentu.

Pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015 didasari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, Penyelenggaraan Ujian Nasional, dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan pada SMP/MTs atau yang Sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang Sederajat dan Peraturan Badan
Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0031/P/BSNP/III/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2014/2015.
wimaogawa.blogspot.com

Pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan

a. Ujian Nasional Perbaikan dilaksanakan dalam bentuk ujian berbasis komputer/Computer Based Test (CBT).
b. Soal UNP mengacu pada kisi-kisi UN 2015.
c. Hasil UNP dilaporkan dalam bentuk SHUN yang memuat nilai mata ujian yang ditempuh pada UNP dan ditandatangani oleh Ketua Pelaksana UNP yang ditetapkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemdikbud.
d. Ujian Nasional Perbaikan diselenggarakan pada tanggal 22 Februari sampai dengan 5 Maret 2016.

Persyaratan Peserta Ujian Nasional Perbaikan

Persyaratan Peserta UNP adalah:
a. Telah lulus dari satuan pendidikan;
b. Memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima) pada mata ujian tertentu atau belum menempuh ujian secara lengkap; dan
c. Memiliki:
1) Nomor peserta UN seperti yang tercantum dalam kartu peserta UN 2015
2) Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) 2015 atau surat keterangan tentang hasil UN dari satuan pendidikan bagi peserta yang belum menerima SHUN.

Baca juga : Cara Daftar Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015 Serta Jadwal Pelaksanaannya

Selengkapnya download Surat Edaran Ujian Nasional Perbaikan (UNP) BKN Tahun 2015 melalui link di bawah ini :
Download Surat Edaran Ujian Nasional Perbaikan (UNP) BKN Tahun


Demikian informasi mengenai Surat Edaran Ujian Nasional Perbaikan (UNP) Tahun 2015, semoga bermanfaat.

Juknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB/Surat Keterangan Pengganti Ijazah Madrasah

Juknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB/Surat Keterangan Pengganti Ijazah Madrasah – Penyusunan Petunjuk Teknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB atau Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB, Penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB, dan Penerbitan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah Luar Negeri yang Berpenghargaan Sama dengan Ijazah Madrasah didasari oleh 4 (empat) alasan penting sebagai berikut:

Pertama, Petunjuk Teknis ini merupakan amanat atau amar dari Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 58 dan Pasal 60 Peraturan Menteri tersebut perlu menetapkan pengaturan teknis oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam terkait pengesahan fotokopi ijazah/STTB atau surat keterangan pengganti ijazah/STTB, penerbitan surat keterangan pengganti ijazah/STTB, dan penerbitan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah Luar Negeri yang Berpenghargaan Sama dengan Ijazah Madrasah.

Kedua, Petunjuk Teknis ini diperlukan seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan terhadap validitas dan keaslian dokumen Ijazah/STTB yang digunakan sebagai bukti kepemilikan kualifikasi seseorang untuk tujuan-tujuan tertentu, seperti melamar pekerjaan, pemilihan Kepala Daerah, pemilihan anggota legislatif baik pusat maupun daerah, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan sebagainya.

Ketiga, Petunjuk Teknis ini diperlukan seiring dengan semakin meningkatnya jumlah siswa Indonesia yang melanjutkan studi jenjang pendidikan dasar dan menengah yang setara dengan madrasah di luar negeri. Hal ini berimplikasi terhadap meningkatnya kebutuhan akan penyetaraan dokumen Ijazah yang dikeluarkan oleh satuan pendidikan setara madrasah di luar negeri tersebut untuk mendapatkan pengakuan kesetaraan oleh pemerintah Indonesia, sehingga dokumen Ijazah tersebut dapat diakui dan berlaku secara nasional di Indonesia.

wimaogawa.blogspot.com

Keempat, Petunjuk Teknis ini diperlukan seiring dengan tuntutan dan kebutuhan reformasi birokrasi melalui penerapan kaidah dan prinsip pemerintahan yang baik (good governance) dalam rangka peningkatan mutu layanan kepada masyarakat yang bersih dan melayani.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Penyusunan Petunjuk Teknis ini menjadi penting dan strategis dalam rangka meningkatkan mutu kinerja aparatur Kementerian Agama secara umum dan mutu layanan pendidikan madrasah secara khusus kepada masyarakat.

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5343 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar atau Surat Keterangan Pengganti Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar, Penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dan Penerbitan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah Luar Negeru Yang Berpenghargaan Sama Dengan Ijazah Madrasah.

Tujuan dari Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan pedoman operasional kepada para pemangku kepentingan pendidikan madrasah dalam rangka peningkatan mutu pelayanan dalam bidang pengesahan Ijazah/STTB atau Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB, penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB, dan penerbitan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah Luar Negeri yang Berpenghargaan Sama dengan Ijazah Madrasah, seiring dengan tuntutan dan kebutuhan reformasi birokrasi sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Persyaratan pengajuan permohonan pengesahan Ijazah/STTB/SKP Ijazah Madrasah

1. Pemohon adalah pemilik Ijazah/STTB/SKP Ijazah yang mengajukan permohonan pengesahan atau yang diberikan kuasa oleh pemiliknya (FM-PI-01 & FM-PI-02);
2. Mengisi dan menandatangani formulir permohonan pengesahan fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah (FM-PI-01);
3. Menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak yang dibubuhi materai 6000 (FM-PI-03);
4. Menunjukkan Ijazah/STTB/SKP Ijazah asli yang akan disahkan;
5. Menyerahkan fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah yang akan disahkan paling banyak 10 (sepuluh) lembar.

Prosedur pengesahan fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah Madrasah

1. Pemohon mengisi formulir permohonan pengesahan Ijazah/STTB/SKP Ijazah (FM-PI-01) dan menyerahkan kelengkapan persyaratan yang ditetapkan kepada pejabat yang berwenang;
2. Petugas menerima dan mengarsipkan data permohonan tersebut dan memberikan bukti tanda terima penyerahan dokumen kepada pemohon;
3. Petugas melakukan verifikasi kelengkapan persyaratan yang telah ditetapkan dan validasi fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah yang akan disahkan sesuai dengan dokumen asli Ijazah/STTB atau dokumen asli SKP Ijazah;
4. Apabila hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan lengkap dan telah sesuai dengan dokumen aslinya, petugas membubuhkan paraf persetujuan di atas dokumen fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah dan menyampaikannya kepada Kepala Madrasah atau pejabat yang berwenang lainnya untuk membubuhkan tanda tangan pengesahan (FM-PI-04);
5. Pejabat yang berwenang membubuhkan tanda tangan pada fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah sebagai tanda pengesahan fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah sesuai aslinya (FM-PI-04);
6. Petugas memberikan nomor dan membubuhkan cap stempel pada fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah yang telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang;
7. Petugas menyerahkan dokumen fotokopi Ijazah/STTB/SKP Ijazah yang telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang kepada pemohon yang dilengkapi dengan bukti tanda terima pernyerahan kembali dokumen.

Selengkapnya Petunjuk Teknis terkait dengan Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB/Surat Keterangan Pengganti Ijazah, pengajuan ijazah karena hilang/rusak, dll dapat didownload melalui link di bawah ini
Juknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB/Surat Keterangan Pengganti Ijazah Madrasah

Dalam juknis tersebut terdapat beberapa contoh format pengajuan/pengesahan/berita acara terkait dengan permasalahan seputar ijazah untuk Madrasah.

Demikian informasi mengenai Juknis Pengesahan Fotokopi Ijazah/STTB/Surat Keterangan Pengganti Ijazah Madrasah, semoga bermanfaat.

Download Aplikasi SKHUS Sementara SD Tahun 2015

Download Aplikasi SKHUS Sementara SD Tahun 2015 – Salam Operator Sekolah. Setelah selesai melaksanakan Ujian Sekolah, maka tugas sekolah adalah membuat SKHU Sementara sebelum SKHU yang asli dikeluarkan oleh Kemdikbud. SKHU ini berisi nilai ujian sekolah seperti Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA.

Pada kesempatan kali ini saya akan share aplikasi SKHUS Sementara jenjang Sekolah Dasar yang dikutip melalui grup facebook UPTD Kec. Subah Kab. Batang (terimakasih kepada Bu Yustin). Aplikasi versi ini cukup mudah digunakan karena sudah terprogram dengan cukup bagus.

Tidak seperti aplikasi rekap nilai SKHU sebelumnya yang pernah saya posting, aplikasi ini menurut saya pribadi sangat simple dan mudah untuk dipahami.
Baca juga : Aplikasi Rekap Nilai SKHUS dan Ijazah SD Tahun 2015

wimaogawa.blogspot.com

Selengkapnya download Aplikasi SKHUS Sementara SD Tahun 2015 melalui link di bawah ini :
Download Aplikasi SKHUS Sementara SD Tahun 2015

Demikian informasi mengenai Aplikasi SKHUS Sementara SD Tahun 2015, semoga bermanfaat.

Aplikasi Rekap Nilai SKHUS dan Ijazah SD Tahun 2015

Aplikasi Rekap Nilai SKHUS Ijazah SD Tahun 2015 – Setelah Ujian Sekolah usai, kini saatnya guru melakukan rekap nilai hasil belajar kelas VI yang nantinya akan digunakan sebagai nilai SKHUS. Tidak perlu repot-repot rekap nilai dengan cara manual, karena sudah ada aplikasi SKHUS yang membantu rekan-rekan guru dalam rekap nilai.

Apa itu SKHUS? SKHUS adalah Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah untuk tingkat SD yang diberikan dari pihak Sekolah sebagai ijazah sementara yang dapat digunakan untuk mendaftar sekolah ke jenjang berikutnya. SKHUS sendiri sebenarnya sama dengan SKHUN, namun istilah SKHUS ini hanya berlaku untuk jenjang SD karena ujian yang telah dilakasanakan bukan Ujian Nasional (UN) tetapi Ujian Sekolah (US).
Baca juga : Jadwal Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI 2015

Nah, dalam postingan ini, kami akan membagikan sebuah aplikasi pengolah nilai SKHUS yang di dalamnya terdapat rekap nilai semua mata pelajaran. Tentunya aplikasi ini cukup mudah digunakan karena nilai yang diinputkan nantinya akan muncul dalam rekap secara otomatis dan waktu pengerjaan nilai akan lebih efisien.

wimaogawa.blogspot.com
wimaogawa.blogspot.com

Selengkapnya download Aplikasi Rekap Nilai SKHUS Ijazah SD Tahun 2015 melalui link di bawah ini.
Download Aplikasi Rekap Nilai SKHUS Ijazah SD Tahun 2015

Semoga Aplikasi Rekap Nilai SKHUS Ijazah SD Tahun 2015 ini berguna bagi rekan-rekan guru seluruh Indonesia.

Terimakasih kepada :
operatorsekolah.com
Bpk. Haryono

Contoh Blanko Ijazah, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2015

Contoh Blanko Ijazah, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2015 – Tugas menulis ijazah baik pada jenjang Sekolah Dasar, SMP, maupun SMA/SMK merupakan tugas yang cukup berat, karena dalam penulisan ijazah tidak boleh salah walaupun 1 huruf. Dalam penulisan ijazah harus sesuai dengan prosedur/pedoman yang sudah ditentukan.
Baca selengkapnya : Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2015

Dalam postingan kali ini saya akan share contoh blanko ijazah tahun 2015 berdasarkan Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 028/H/EP/2015 tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pencetakan Blangko Ijazah Pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2014/2015.
Baca juga : Jadwal Pengumuman Kelulusan Ujian Sekolah SD/MI 2015

  • Contoh Blanko Ijazah SD Tampak Depan dan Belakang
wimaogawa.blogspot.com

 wimaogawa.blogspot.com
  •  Contoh Blanko Ijazah SMP Tampak Depan dan Belakang.
wimaogawa.blogspot.com

wimaogawa.blogspot.com
  • Contoh Blanko Ijazah SMA Bahasa Tampak Depan dan Belakang.
 wimaogawa.blogspot.com

wimaogawa.blogspot.com
  •  Contoh Blanko Ijazah SMA IPA Tampak Depan dan Belakang.
wimaogawa.blogspot.com

wimaogawa.blogspot.com
  • Contoh Blanko Ijazah SMA IPS Tampak Depan dan Belakang.
wimaogawa.blogspot.com
  • Contoh Blanko Ijazah SMK Tampak Depan
wimaogawa.blogspot.com

Selengkapnya Download Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 028/H/EP/2015 untuk melihat contoh blanko ijazah selengkapnya termasuk SD, SMP, SMA, SMK Luar Negeri, Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C, serta contoh blanko SDLB, SMPLB, dan juga SMALB.
Download Contoh Blanko Ijazah SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2015

Demikian informasi mengenai Contoh Blanko Ijazah, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2015, semoga bermanfaat.
baca juga : Aplikasi Rekap Nilai SKHUS dan Ijazah SD Tahun 2015

Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2015

Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2015 – Berdasarkan surat edaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Penelitian dan Pengembangan Nomor 2380/H/TU/2015 tentang Petunjuk Teknis Penulisan Ijazah Tahun Pelajaran 2014/2015 tindak lanjut SK Balitbang No 28/H/EP/2015 tahun 2015 tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pencetakan Blangko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK hanya diterbitkan oleh satuan pendidikan yang sudah diakreditasi, sedang ijazah untuk Paket A, Paket B, dan Paket C oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Pedoman Pengisian Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2014/2015

A. PETUNJUK UMUM

1. Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK hanya diterbitkan oleh satuan pendidikan yang sudah diakreditasi, sedang ijazah untuk Paket A, Paket B, dan Paket C oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
2. Ijazah dan hasil ujian/daftar nilai ujian dicetak bolak-balik, Ijazah di halaman depan dan hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
3. Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, diisi oleh panitia yang dibentuk kepala sekolah.
4. Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C diisi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
5. Ijazah ditulis tangan dengan tulisan huruf yang baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.
6. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau di tipe-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.
wimaogawa.blogspot.com

7. Ijazah yang salah dalam pengisian sebelum dimusnahkan disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan belakang serta dimusnakan dengan berita acara yang ditandatangani oleh kepala sekolah untuk ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK serta dinas kabupaten/kota untuk ijazah Paket A, Paket B, dan Paket Cyang disaksikan oleh pihak kepolisian.
8. Jika terdapat sisa blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK di sekolah, Kepala Sekolah mengembalikan sisa blangko Ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kotadengan disertai berita acara yang ditanda-tangani oleh kepala sekolah disaksikan oleh pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan.
9. Jika terdapat sisa blangko ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C di kabupaten/kota, Dinas Kabupaten/Kota mengembalikan sisa blangko Ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi dengan berita acara yang di tandatangani oleh kepala Dinas Pendidikan dan disaksikan oleh pihak kepolisian.
10. Sisa blangko Ijazah yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dimusnahkan paling lambat 31 Desember 2015 dengan berita acara pemusnahan disaksikan oleh pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian.
11. Berita acara pemusnahan harus dilaporkan ke Pelaksana UN Tingkat Pusat (Balitbang Kemdikbud).
12. Bagi siswa pemilik Ijazah yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke satuan pendidikan yang menerbitkan atau satuan pendidikan yang menerbitkan dapat mengirimkan Ijazah tersebut ke satuan pendidikan/Dinas Pendidikan yang berdekatan dengan domisili siswa tersebut. Ijazah dikirim melalui Pos Tercatat dan terjamin tidak hilang, tidak rusak, dan dapat diterima oleh siswa yang bersangkutan.
13. Satuan pendidikan/Dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan Ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun.
14. Pengisian ijazah menggunakan tata penulisan Bahasa Indonesia yang baku dan benar.

B. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN

1. BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK.
a. Pengisian kepala sekolah adalah nama sekolah yang menerbitkan ijazah sesuai dengan nomenklatur.
b. Pengisian nama pemilik ijazah menggunakan HURUF KAPITAL sebagai berikut:
1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan;
2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada ijazah sebelumnya.
c. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik ijazah sebagai berikut:
1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan;
2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada ijazah sebelumnya.
d. Pengisian nama orang tua/wali pemilik ijazah sebagai berikut:
1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan;
2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada ijazah sebelumnya;
3) Wali dituliskan bila pemilik ijazah menjadi tanggungjawab pihak tertentu dalam kelangsungan hidup atau pelaksanaan pendidikannya. Nama wali dituliskan sesuai dengan dokumen kelahiran/identitas yang sah sesuai peraturan perundangan.
e. Pengisian no induk siswa pemilik ijazah sesuai dengan nomor induk siswa pada suatu satuan pendidikan seperti tercantum pada buku induk.
f. Pengisian nomor induk siswa nasional pemilik ijazah sesuai dengan nomor induk siswa nasional yang tercantum pada buku induk. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu 3 (tiga) digit pertama tentang tahun lahir pemilik ijazah dan 7 (tujuh) digit akhir tentang nomor pemilik ijazah yang diacak oleh sistem di Kemdikbud.
g. Pengisian nomor peserta Ujian Nasional terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera pada kartu tanda peserta Ujian Nasional dan sama dengan yang tertera di Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). 1(satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2(dua) digit berisi informasi tahun, 2(dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2(dua) digit berisi informasi kode kabupaten/kota, 3(tiga) digit berisi informasi kode sekolah, 3(tiga) digit berisi informasi kode urut peserta, dan 1(satu) digit berisi informasi validasi. Untuk Ijazah SD dan SDLB pengisian nomor peserta ujian sekolah ditentukan oleh setiap Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
h. Pengisian sekolah asal pemilik ijazah adalah sekolah tempat pemilik ijazah menempuh pendidikan. Bagi satuan pendidikan yang menamatkan peserta didik tetapi satuan pendidikan tersebut belum terakreditasi, Ijazah diterbitkan satuan pendidikan yang terakreditasi yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
i. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan ijazah sebagai berikut:
1) Untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.
Contoh: Medan, 10 Juni 2015
2) Untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri SD, SMP dan SMA adalah nama kota negara tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.
Contoh: Moskow, 10 Juni 2015
j. Pengisian nama kepala sekolah adalah nama kepala sekolah satuan pendidikan yang menerbitkan ijazah dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi satu buah garis/strip (-). Bila kepala sekolah masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt) mengacu pada surat BSNP Nomor: 0004/SDAR/BSNP/IV/2012 tanggal 19 April 2012, sebagai berikut:
a) ijazah dapat ditandatangani oleh Plt Kepala Sekolah dan memiliki jabatan fungsional guru, dan diberikan mandat oleh Bupati/Walikota;
b) bila Plt Kepala Sekolah tidak memiliki jabatan fungsional guru maka Bupati/Walikota dapat menunjuk Wakil Kepala Sekolah yang memiliki jabatan fungsional guru, dengan memberi surat mandat.
k. Stempel atau cap yang digunakan adalah stempel sekolah yang menerbitkan ijazah sesuai dengan nomenklatur.
l. Pasfoto adalah pasfoto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri pemilik ijazah serta stempel menyentuh pasfoto.
m. Nomor ijazah adalah sistem pengkodean pemilik ijazah yang mencakup kode penerbitan (dalam negeri –DN atau luar negeri –LN dan kode provinsi), kode jenjang pendidikan, kode jenis satuan pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik ijazah.

Download selengkapnya Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2015 melalui link di bawah ini :
Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2015