Soal PAS/ UKK/ UAS Tematik Kelas 1 SD Tema 8 Semester II Kurikulum 2013 Revisi 2018 Terbaru

Posted on

Pada kesempatan ini kami bagikan contoh Soal PAS/ UKK/ UAS Tematik Kelas 1 SD Tema 8 Semester II Kurikulum 2013 Revisi 2017 Terbaru yang dapat digunakan sebagai bahan berlatih peserta didik.

Download Soal PAS/ UKK/ UAS Tematik Kelas 1 SD Tema 8 Semester II Kurikulum 2013 Revisi 2018 Terbaru :

  1. Lambang sila kelima pancasila adalah….
    a. Kepala banteng b. Padi dan Kapas c. Pohon beringin
  2. Benda langit yang terlihat pada malam hari yaitu ….
    a. Matahari dan bulan b. Matahari dan bintang c. Bulan dan bintang
  3. Ciri-ciri malam hari adalah ….
    a. Matahari bersinar b. Suasana terang c. Bintang terlihat
  4. Perilaku sesuai aturan menghemat air adalah….
    a. Menyirami tanaman menggunakan air bersih
    b. Mengganti keran air yang bocor
    c. Membiarkan keran air tetap terbuka setelah digunakan
  5. Kamu jatuh dari sepeda. Temanmu menolongmu. Kamu harus mengucapkan ….
    a. Terima Kasih b. Tolong c. Maaf
  6. Piket kelas merupakan contoh kerja sama di lingkungan….
    a. Rumah b. Sekolah c. Masyarakat
  7. Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan gerabah adalah….
    a. Batu b. Pasir c. Tanah liat

Link Download Soal PAS/ UKK/ UAS Tematik Kelas 1 SD Tema 8 Semester II Kurikulum 2013 Revisi 2018 Terbaru

>> Download Di sini

Teknik dan Instrumen Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017

Penilaian dilakukan secara autentik untuk melihat kemajuan belajar siswa yang meliputi sikap spiritual dan sosial, pengetahuan, dan keterampilan.*

  1. Teknik dan Instrumen Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial
    Penilaian sikap (KI-1 dan KI-2) dimaksudkan sebagai penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Penilaian sikap ditujukan untuk membina perilaku sesuai budi pekerti dalam rangka pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan proses pembelajaran.
    Sikap dan perilaku keseharian siswa diamati dan direkam melalui teknik observasi. Observasi dilakukan pada saat proses pembelajaran maupun di luar proses pembelajaran.
    Penilaian sikap di Sekolah Dasar dilakukan oleh guru kelas, guru muatan pelajaran agama, dan PJOK. Aspek sikap dan perilaku yang diobservasi dapat disesuaikan dengan kegiatan pada saat itu. Untuk memudahkan penilaian sikap spiritual dan sosial, guru fokus mengamati 5-10 siswa setiap harinya.

Hasil penilaian sikap spiritual dan sosial direkap setiap selesai satu tema oleh guru. Guru kelas dan guru mata pelajaran membahas data penilaian sikap sekurang-kurangnya dua kali dalam satu semester. Hasil pembahasan akan menjadi panduan penyusunan deskripsi penilaian sikap peserta didik.

  • Segala hal berkaitan dengan penilaian secara detil dapat dilihat pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 53 tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
  1. Penilaian Pengetahuan
    Penilaian pengetahuan (KI-3) dilakukan dengan cara mengukur penguasaan peserta didik yang mencakup pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural. Penilaian dilaksanakan dengan teknik penilaian yang bervariasi seperti tes tulis, lisan, dan penugasan. Prosedur penilaian dimulai dari penyusunan perencanaan, pengembangan instrumen penilaian, pelaksanaan penilaian, pengolahan, dan pelaporan, serta pemanfaatan hasil penilaian.
    Untuk mengetahui ketuntasan belajar (mastery learning), penilaian ditujukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan (diagnostic) proses pembelajaran. Hasil tes ditindaklanjuti dengan pemberian umpan balik (feedback) kepada peserta didik, sehingga hasil penilaian dapat segera digunakan untuk perbaikan mutu pembelajaran.
    Penilaian KI-3 menggunakan angka dengan rentang capaian/nilai 0 sampai dengan 100 dan deskripsi. Deskripsi dibuat dengan menggunakan kalimat yang memotivasi dengan pilihan kata/frasa yang bernada positif.
    a. Tes Tertulis
    Tes tertulis dalah tes yang soal dan jawabannya secara tertulis.
    Bentuk soal tes tertulis seperti:
    • Memilih jawaban (pilihan ganda, benar/salah, menjodohkan, dan bentuk lainnya).
    • Mensuplai jawaban (mengisi/melengkapi, menjawab dengan singkat, menguraikan).

Contoh penilaian tertulis:
Kegiatan bersama yang dapat dilakukan agar jalan bersih:
1.
2.
3.
4.
5.
Ambil contoh berdasarkan masing-masing tema
Cara penilaian:
Skor penilaian : 0 – 100
Penilaian : Skor yang diperoleh x 100 Skor maksimal
Contoh:
Misalnya, ada 5 soal, setiap jawaban benar akan mendapat nilai 2. Jadi,
skor maksimalnya adalah 5 x 2 = 10.

b. Tes Lisan
Tes Lisan dapat berupa pertanyaan-pertanyaan, perintah, dan kuis yang
diberikan dan dijawab secara lisan dapat berupa kata, frase, kalimat
maupun paragraf.
Tes lisan bertujuan menumbuhkan sikap berani berpendapat,
percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Tes lisan
dilaksanakan pada saat proses belajar berlangsung (assessment for
learning).
Contoh tes lisan:
Amati bentuk bangun datar pada halaman berikut.
Bentuk apa saja yang kamu lihat? Sebutkan!
Ambil contoh berdasarkan masing-masing tema
c. Penugasan
Penugasan adalah pemberian tugas kepada siswa untuk mengukur
dan/atau memfasilitasi siswa memperoleh atau meningkatkan
pengetahuan.
Penugasan dapat dilakukan sebelum atau selama proses pembelajaran
(assessment for learning) maupun setelah proses pembelajaran
(assessment of learning). Tugas dapat dikerjakan baik secara individu
maupun kelompok sesuai karakteristik tugas yang diberikan, dan dapat
dilakukan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan sekitar.

  1. Penilaian Keterampilan
    Penilaian keterampilan dapat dilakukan secara terpisah dan terpadu. Pada dasarnya, pada saat penilaian keterampilan dilakukan, secara bersamaan penilaian pengetahuan pun dapat dilakukan.
    Penilaian keterampilan dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan menerapkan pengetahuan dalam memahami dan menyelesaikan masalah. Skor penilaian: 0 – 100. Di kelas I, penilaian keterampilan berfokus pada teknik penilaian kinerja dan portofolio.

a. Penilaian kinerja
Mengukur capaian pembelajaran berupa keterampilan proses dan/ atau hasil (produk). Di dalam penilaian kinerja, peserta didik diminta melaksanakan tugas dengan mengaplikasikan atau mendemonstrasikan pengetahuan yang telah dimilikinya.
Penilaian kinerja yang berfokus pada hasil disebut penilaian produk. Penilaian produk, misalnya gambar, poster, kerajinan, puisi, dan sebagainya. Penilaian kinerja yang berfokus pada proses disebut penilaian praktik. Penilaian praktik misalnya bernyanyi, menari, melakukan gerakan tertentu dalam olahraga, bermain peran, dan sebagainya.
Penilaian kinerja dapat dilakukan melalui observasi menggunakan rubric dengan skala penilaian tertentu.
Ambil contoh berdasarkan masing-masing tema.

b. Penilaian portofolio
Penilaian portofolio merupakan rekaman penilaian autentik yang memperkuat kemajuan dan kualitas pekerjaan peserta didik. Penilaian portofolio berupa kumpulan dokumen yang berisi penilaian prestasi belajar, penghargaan, karya peserta didik dalam bidang dan kurun waktu tertentu. Portofolio dapat berbentuk buku berukuran besar; album berisi foto, audio, video; stopmap/bantex yang berisi kumpulan tugas; dan buku kerja peserta didik.

Kompetensi Inti Kelas I

  1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.