Petunjuk Pengisian JJM Dapodik 2016 Pada Kurikulum 2013 dan KTSP

Posted on
Petunjuk Pengisian JJM Dapodik 2016 Pada Kurikulum 2013 dan KTSP ini perlu kiranya dijadikan sebagai acuan dalam pengisian jumlah jam mengajar guru kelas ataupun guru mapel. Hal yang paling kentara adalah perbedaan jumlah jam mengajar pada kurikulum 2013 dan KTSP, sebagai contoh pada guru Agama pada kurikulum 2013, dimana jumlah jam setiap pertemuan adalah 4 jam pelajaran. 
Demikian juga pada lampiran SK Pembagian Tugas mengajar yang dibuat tiap semester. Dalam lampiran SK Pembagian tugas mengajar harus tertera jumlah jam mengajar guru, baik guru kelas ataupun guru mapel. Jumlah jam mengajar (JJM) tersebut biasanya diakumulasikan menjadi perminggu, sehingga tiap minggu tiap guru kelas akan mendapatkan sekian jumlah jam pelajaran.  Jadi, secara mudahnya, antara jumlah jam yang diinputkan dalam aplikasi Dapodik harus sama dengan jumlah jam yang tertera pada SK Pembagian Tugas Mengajar.
Agar lebih jelas mari simak ulasan Petunjuk Pengisian JJM pada Dapodik 2016 Kurikulum 2013 dan KTSP berikut ini.

Petunjuk Pengisian JJM Dapodik 2016 Pada Kurikulum 2013 dan KTSP

Petunjuk Pengisian JJM Dapodik 2016 untuk Kurikulum 2013 (SD)

  • Kelas rendah (30-34 jam)
  • Kelas Tinggi (36 jam)
  • Agama : 4 Jam
  • PKn : 6 Jam
  • Bahasa Indonesia : 10 jam
  • Matematika : 6 Jam
  • Seni, Budaya dan Keterampilan (termasuk Mulok) : 6 Jam
  • PJOK (termasuk mulok) : 4 jam
Pembagian Jam Mengajar
  • Guru Agama : 4 Jam
  • PJOK : 4 Jam
  • Guru Kelas : 24 – 28 Jam (semua pelajaran secara tematik kecuali PJOK dan Agama)
  • Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka dapat mengambil tambahan 2 Jam (khusus Muatan Lokal)
Catatan :
Apabila Kepala Sekolah mengajar 2 jam pelajaran, maka dapat
mengambil salah satu sub tema pelajaran guru kelas (dengan catatan kode
sertifikasi = 027)
Kesalahan :
Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standar kurikulum maka akan menjadi Tidak Normal
Sebagai Contoh :
Team Teaching : Guru Kelas menjadi tidak normal
2 guru PJOK Masing masing 3 Jam (Total 6 jam) : PJOK menjadi tidak Normal karena JJM Kurikulum PJOK : 4 Jam
Ketidaknormalan suatu mapel tidak mempengaruhi mapel lain.
Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal.
Contoh Jam Wajib Tambahan :
– Guru Kelas menambahkan 2 Jam
– Muatan Lokal Bahasa Daerah menambahkan 2 Jam
– Muatan Lokal Potensi Daerah menambahkan 2 Jam
Total JJM Wajib tambahan adalah 6 jam, sehingga ketiga mapel tambahan menjadi tidak normal
Jam Wajib 32 jam tidak terpengaruh oleh ketidaknormalan JJM Tambahan

Petunjuk Pengisian JJM Dapodik 2016 untuk Kurikulum KTSP (SD)


Kelas Rendah
  • Kelas 1 : 26 Jam
  • Kelas 2 : 27 Jam
  • Kelas 3 : 28 Jam
Kelas Tinggi Total (32 Jam)

Guru Kelas mengajar 25 Jam :
  • PKn (2 jam)
  • Bahasa Indonesia (5 jam)
  • Matematika (5 jam)
  • Ilmu Pengetahuan Alam (4 jam)
  • Ilmu Pengetahuan Sosial (3 jam)
  • Seni Budaya dan Keterampilan (4 jam)
  • Muatan Lokal (2 jam)
  • Guru Agama (3 Jam)
  • Guru PJOK (4 Jam)
  • Diperbolehkan Menambahkan 4 Jam pelajaran apa saja sesuai kebutuhan peserta didik.
  • Karena
    Kepala Sekolah harus mengajar 6 jam, maka Kepala Sekolah bisa
    memanfaatkan 4 jam wajib tambahan tanpa mengurangi JJM Guru Kelas.
  • Jika muatan Lokal Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka muatan lokal juga memanfaatkan 4 jam tambahan agar tidak mengurangi JJM guru Kelas.

Untuk petunjuk penginstalan serta panduan lain seputar Dapodik 2016, Bapak/Ibu dapat mengunduhnya disini :

Info lain cek di gurusd.net

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *