Nilai Unas Jadi Pertimbangan SNM PTN

Posted on
JAKARTA – Panitia
seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2015 akhirnya
menyetujui penggunaan nilai Ujian Nasional (Unas) 2015 sebagai
pertimbangan kelulusan SNM PTN.
Keterangan tentang kepastian fungsi
nilai unas untuk pertimbangan kelulusan SNM PTN itu disampaikan Kepala
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Zainal Arifin.
“Rabu kemarin (18/2) kan ada rapat di
Kemendikbud. Secara konsep (nilai Unas untuk pertimbangan kelulusan SNM
PTN, red) sudah disepakati majelis rektor, Kemendikbud, dan
Kemenristekdikti,” katanya di Jakarta kemarin.

Zainal mengatakan kesediaan panitia SNM PTN menerima nilai unas sebagai pertimbangan kelulusan bukan tanpa syarat.

wimaogawa.blogspot.com
Guru besar ilmu komputer Universitas
Indonesia (UI) itu mengatakan, syarat yang harus dilaksanakan panitia
unas di Kemendikbud adalah mempercepat pengolahan data lembar jawaban
komputer (LJK).

“Panitia unas di Kemendikbud akhirnya menyetujui syarat itu,” ungkap
petinggi otoritas penyelenggara unas itu. Jadi akhirnya jadwal
pengolahan LJK dipercepat, tetapi jadwal pengumuman kelulusan unas tetap
pada 18 Mei.

Untuk mempercepat proses pengolahan LJK itu Kemendikbud sudah menyiapkan
sebuah skenario baru. Yakni memperbanyak titik pemindaian LJK unas.
Zainal mengatakan selama ini dalam satu provinsi, proses LJK umumnya
dilaksanakan di satu PTN.

Tetapi untuk mempercepat proses pengolahan nilai unas, tahap peminaian
LJK digarap keroyokan oleh PTN-PTN provinsi setempat. “Umumnya ada lebih
dari satu PTN dalam satu provinsi. PTN-PTN itu dioptimalkan untuk
membantu pemindaian LJK,” jelas dia.

Dengan langkah ini, Zainal berharap proses pemindanan berlangsung cepat
dan nilai hasil pengolahan LJK bisa disempaikan ke panitia SNM PTN lebih
dini. Sehingga panitia SNM PTN bisa memiliki waktu untuk mengolah nilai
unas itu sebagai pertimbangan kelulusan SNM PTN.

“Sekarang posisinya sudah jelas, siswa calon peserta unas saya harap
belajar dengan serius,” ujarnya. Meskipun unas tidak lagi berfungsi
sebagai penentu kelulusan, Zainal yakin tidak ada siswa yang mengerjakan
soal alakadarnya.

Menurutnya semua siswa ingin mendapatkan nilai bagus, apalagi nilai itu menjadi pertimbangan masuk PTN.

(Sumber : jpnn.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.