Mulai Agustus, UNS Buka Program Profesi Keinsinyuran

Posted on
Universitas Sebelas Maret Surakarta atau yang biasa disingkat sebagai UNS merupakan salah satu universitas negeri di Indonesia yang berada di Kota Surakarta. Universitas yang giat membangun ini, menyediakan berbagai paket pendidikan diploma, sarjana, pascasarjana, dan doktoral.
Universitas Sebelas Maret berdiri sejak 11 Maret 1976, yang awalnya merupakan gabungan dari 5 perguruan tinggi yang ada di Surakarta. 5 perguruan tinggi tersebut: Institut Pelatihan dan Pendidikan Guru Surakarta, Sekolah Menengah Olahraga Surakarta, Akademi Administrasi Bisnis Surakarta, Universitas Gabungan Surakarta (universitas ini adalah gabungan dari beberapa universitas di Surakarta termasuk Universitas Islam Indonesia Surakarta) dan Fakultas Obat-obatan Departemen Pertahanan dan Keamanan Pengembangan Pendidikan Tinggi Nasional Surakarta. 
Pengabungan beberapa perguruan tinggi tersebut, mempunyai satu tujuan yang besar, yakni meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Surakarta. Setelah 5 tahun melakukan konsolidasi, UNS mempersiapkan diri untuk memulai proses perkembangannya. Pembanguan secara fisik dimulai pada tahun 1980. Di bawah kepemimpinan dr. Prakosa, kampus yang semula terletak di di beberapa tempat disatukan dalam suatu kawasan. Lokasi tersebut adalah di daerah Kenthingan, di tepi Sungai Bengawan Solo, dengan cakupan area sekitar 60 hektare. Di daerah Kenthingan inilah, pembangunan kampus tahap pertama berakhir pada tahun 1985.
Mulai Agustus, UNS Buka Program Profesi Keinsinyuran
Berdasarkan informasi yang beredar, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan membuka program profesi keinsinyuran mulai tahun ini. “Kira-kira nanti Agustus, sekarang ini masih tahap persiapan, baik dosen, kurikulum, dan juga jaringan dengan industri,” ujar Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi, MS di gedung pusat UNS, Jumat (15/4/2016) melalui kompas.com

Program profesi keinsinyuran adalah program pendidikan tinggi setelah program sarjana teknik. Profesi keinsinyuran diharapkan bisa memberikan kompetensi kepada sarjana teknik berupa sertifikasi dan pengakuan profesi insinyur, seperti halnya profesi dokter, apoteker, notaris, akuntan, dan sebagainya.

Nantinya, para insinyur akan melakukan uji kompetensi yang dilakukan oleh organisasi profesi insinyur, yaitu Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Para insinyur akan melakukan uji kompetensi muda, madya, dan utama.

Uji kompetensi berguna untuk mendapatkan sertifikasi yang dapat digunakan pada dunia kerja.Sebanyak 40 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia akan mulai menjalankan program profesi keinsinyuran pada tahun ajaran 2016/2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.