Juknis TPG Madrasah Tahun 2017 (Revisi) Beserta Penetapan NRG Melalui Simpatika

Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1472A/DJ.I/KP.07.04/04/2017, Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran terkait Juknis TPG Madrasah Tahun 2017 (Revisi) Beserta Penetapan NRG Melalui Simpatika.

Mengenai revisi juknis tersebut, dapat didownload melalui link ini :

–>> Download Revisi Juknis TPG Madrasah

Juknis TPG Madrasah Tahun 2017 (Revisi) Beserta Penetapan NRG Melalui Simpatika
Berikut isi dari Revisi Juknis TPG Madrasah Tahun 2017 Beserta Penetapan NRG Melalui Simpatika

1. Pada Bab III poin A.3 yang awalnya tertulis “Memenuhi Kualifiaksi Akademik S-1 atau D-IV. Khusus Guru PNS yang masih Gol II namun sudah lulus S-1/D-IV sebelum tanggal 31 Desember 2015 dan telah memenuhi persyaratan yang diatur melalui Surat Sekjen Kementerian Agama Nomor : 7362/SJ/Kp.01.1/10/2016” direvisi sehingga berbunyi sebagai berikut : “Memenuhi Kualifiaksi Akademik Minimum S-1/D-IV. Khusus Guru PNS yang saat ini berada dalam golongan II namun sudah lulus S-1/D-IV sebelum tanggal 31 Desember 2015 dan telah memenuhi persyaratan yang diatur melalui Surat Sekjen Kementerian Agama Nomor : 7362/SJ/Kp.01.1/10/2016 sehingga masih dalam proses penyesuaian terhadap golongan ruang dan kepangkatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”

2. Nomor Registrasi Guru (NRG) yang telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam secara resmi melalui sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) secara otomatis;

3. Penetapan NRG sebagaimana dimaksuda pada poin 2 dilakukan secara gigital berupa format S26e dan/atau Piagam NRG. Pencetakan format S26e dapat dilakukan melalui SIMPATIKA dengan menggunakan akun individu yang dimiliki oleh guru dan tenaga kependidikan.

4. Guru dan tenaga kependidikan yang sebelumnya telah memiliki NRG melaui SK Dirjen Pendidikan Islam, kartu NRG, dan Format Lembaran BPSDMPK-PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Namun mengalami perubahan NRG sebagaimana yang tercantum diformat S26e, maka NRG yang digunakan adalah yang tercantum dalam format S26e.

5. Penyaluran Tunjangan Profesi Guru sepenuhnya berpedoman penuh kepada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7394 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru bagi Guru Madrasah Tahun 2017.

Penjelasan Lengkap Cetak SKBK dan SKMT Melalui SIMPATIKA

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menerbitkan surat edaran nomor 3570/05.I/Set.I/PP.00.II/09/2016 perihal Penjelasan Lengkap Cetak SKBK dan SKMT Melalui SIMPATIKA
Surat edaran ini diterbitkan mengingat masih terdapat kesulitan teknis yang dihadapi para guru dan tenaga kependidikan binaan Direktorat Pendidikan Madrasah dan Direktorat Pendidikan Islam pada sekolah dalam proses verifikasi dan validasi data individu melalui program Simpatika.

 

Unduh Penjelasan Lengkap Cetak SKBK dan KMT Melalui SIMPATIKA  di sini :

  • [Unduh] Penjelasan Lengkap Cetak SKBK dan KMT
Dalam surat edaran tersebut terdapat 3 poin yang harus diperhatikan :

1. Guru yang statusnya telah terdaftar aktif mengajar di SIMPATIKA dan telah memenuhi ketentuan penyaluran tunjangan profesi guru akan dinyatakan secara otomatis oleh sistem “Layak” menerima Tunjangan Profesi Guru.

2.   Bagi guru yang telah memenuhi ketentuan porn 1 di atas, namun dinyatakan oleh sistem “Tidak Layak” yang disebabkan hal- hal sebagai berikut:
a. Bertugas di satuan pendidikan daerah tertinggal (3T);
b. Bertugas di satuan pendidikan luar biasa / inklusi;
c. Memiliki keahlian khusus dan langka
d. Bertugas di madrasah/sekolah Indonesia di Luar Negeri;
e. Ditugaskan menjadi guru di negara lain atas dasar kerjasama antar negara;
f.  Dibebaskan dari batasan standar pemenuhan rasio guru dan siswa;
g. Belum menyelesaikan Verval NRG namun sudah memiliki SK Dirjen tentang Penetapan NRG sebelumnya.

Maka guru yang bersangkutan segera melaporkan kepada Kepala Madrasah Negeri (admin Madrasah) dan/atau Kepala Kemenag Kabupaten/Kota (admin Kabupaten/Kota) untuk mengajukan permohonan penyesuaian cetak SKBK dan SKMT dengan cara mencantumkan alasan-alasan tersebut di atas melalul SIMPATIKA supaya status, menjadi “Layak” menerima Tunjangan Profesi guru.

3. Bagi guru dalam binaan Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah, dikarenakan proses, VerVal NRG baru akan dimulai pada tahun pelajaran 2016/2017 maka pencetakan SKBK da SKMT dilakukan secara manual.

Jadwal Rilis Fiture SIMPATIKA Kemenag Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017

Sesuai dengan jadwal bahwa SIMPATIKA Periode Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017 akan dibuka mulai 1 Agustus 2016. Sesuai dengan Juknis Tunjangan Profesi Guru periode 2016 bahwa SIMPATIKA menjadi sistem informasi utama untuk tata kelola tunjangan guru di lingkungan Kemenag. Untuk mendukung hal tersebut dilakukan beberapa penyempurnaan pada aplikasi SIMPATIKA, sesuai jadwal rilis berikut: 

Rilis Tanggal 1 Agustus 2016
  • Pembagian peran (roles) hak akses admin sesuai kewenangan wilayah kerja pada unit kerja di lingkungan Kemenag (Madrasah, PAI, dan BIMAS) dari tingkat Kab/Kota, Kanwil Provinsi dan Pusat.
  • Lanjutan Verval NRG dan Verval SK Inpassing.
  • Cetak Kartu Digital status keaktifan PTK pada periode Semester 1 TP. 2016/2017.
  • Isian Jadwal Mengajar Guru Semester 1 TP. 2016/2017.
  • Registrasi Guru Baru mapel Pendidikan Agama yang bertugas di satminkal sekolah Kemdikbud dapat diproses oleh Admin Kankemenag Kab/Kota. 
  • Kepala Madrasah status PNS diijinkan ditempatkan di madrasah swasta.
  • Fitur penerbitan Nomor Peserta Sertifikasi bagi guru bersertifikasi yang belum memiliki nomor peserta (standar 14 digit numerik) di piagam sertifikasinya (khusus pola sertifikasi dalam jabatan). 
Jadwal Rilis Fiture SIMPATIKA Kemenag Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017


Rilis Tanggal 8 Agustus 2016 
 
  • Ajuan ijin belajar bagi para guru yang belum S1/D4.
  • Konfirmasi kesesuaian nama mapel sertifikasi dengan kode mapel (bagi guru yang telah verval NRG permanen). Dan Verval NRG ulang bagi guru yang terdeteksi nomor peserta tidak valid (14 digit numerik).
  • Verval sertifikasi kedua, ketiga, dst.
  • Penambahan 4 JTM bagi madrasah yang menggunakan KTSP.
  • Isian jadwal mengajar oleh Guru PAI berbasis kelas/rombel. 
  • Cetak S25
  • Cetak SKBK bagi guru satminkal madrasah negeri oleh akun Kepala Madrasah Negeri tempat satminkalnya. Untuk guru satminkal madrasah swasta, cetak SKBK oleh Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota setempat.

Rilis akhir Agustus 2016 
 
  • Pengelolaan kelas akselerasi basis K13 pola 4 semester dan 6 semester.

sumber

7 Poin Penting Layanan Simpatika Akhir Tahun Pelajaran 2015/2016

Memasuki akhir tahun pelajaran 2015/2016, Kementerian Agama melalui Dirjen Pendis membuat kebijakan terbaru terkait layanan SIMPATIKA. Berikut ini kami sampaikan informasi terbaru Layanan Simpatika Akhir Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dirangkum menjadi 7 poin :
A. Efektifitas Simpatika
1. Berdasarkan SE Dirjen Pendis no.373.A/Dj.I/Dt.I.I/2/HM.01/03/2016 tanggal 11 Maret 2016 disebutkan bahwa efektifitas pencairan melalui SIMPATIKA dengan fitur SKMT/SKBK-nya akan mulai diberlakukan mulai semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 dan bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
2. Semester Genap TP.2015/2016 adalah “sarana latihan” untuk semester selanjutnya. (proses akhir adalah S25 serta SKMT/SKBK)
3. Batas akhir verval semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu 30 Juni 2016.
4. Agenda Verval NPSN, adalah langkah awal dari sinkronisasi antara SIMPATIKA – EMIS
5. Guru PAI tidak akan diterbitkan NPK, karena Satminkalnya di Kemdikbud.
6. Sesuai SE Dirjen Pendis No.2940/SJ/DJ.I/DT.I/HM.00/4/2016, maka SK Tim SIMPATIKA harus dikeluarkan oleh Kepala Kanwil atau Kepala Kemenag Kabupaten. 

7 Poin Penting Layanan Simpatika Akhir Tahun Pelajaran 2015/2016
B. Sertifikasi / NRG
1. Pusat telah memiliki longlist peserta sergur 2016, hanya saja karena belum ada Surat Keputusan mengenai LPTK pelaksana sergur 2016 maka data disimpan dulu, yang nantinya juga akan disinkronkan dengan AP2SG. (tetap pola PLPG dengan prioritas Guru PNS yang belum tersertifikasi, jika masih ada kuota baru Guru Non-PNS)
2. Masalah verval NRG yang bermasalah akan mulai dibereskan mulai Bulan Juni 2016, sehingga pada semester Ganjil TP.2016/2017 masalah linieritas yang berasal dari verval NRG akan terselesaikan.
3. Jika guru adalah lulusan kampus yang melaksanakan PPG pada tahun-tahun sebelumnya, maka sertifikatnya berbeda. Jika bisa dientry pada verval NRG, maka silahkan dientry. 

C. Inpassing
1. Inpassing akan dicairkan bagi pemilik SK Inpassing yang telah diaudit BPKP. Dibayar sesuai golongan, tanpa melihat usia kerja.
2. Tidak akan ada revisi SK Inpassing.
3. Verval Inpassing pada SIMPATIKA agar disesuaikan dengan SK Fisik yang ada.
 

D. Kepala Madrasah
1. Rujukan mengenai Kamad PNS di sekolah swasta : KMA no.492 tahun 2003, KMA no.493 tahun 2003 dan PMA no.29 tahun 2014. Saat ini sedang menanti Aturan baru agar dapat diakui tambahan jam mengajarnya pada aplikasi SIMPATIKA.
2. Guru PNS DPK di sekolah swasta secara administrasi harus terdata di sekolah negeri.
3. PKG guru PNS DPK di sekolah swasta berhak dilakukan oleh Kepala Sekolah Negeri.

E. Kurikulum
1. Masalah linieritas pada SIMPATIKA berpedoman pada Surat Edaran BPSDMPK no. 29277/J/LL/2014. (masih tahap penyempurnaan)
2. Misalnya jika sertifikasinya guru Penjaskes di MI kemudaian mutasi menjadi guru Penjaskes di MTs, maka mapelnya tidak akan linier. (rujukan sesuai jenjang mapel sertifikasinya)
3. SKMT/SKBK yang dikeluarkan oleh SIMPATIKA akan digunakan sebagai syarat pencairan tunjangan, oleh karena itu agar masing-masing kabupaten mengarsipkan berkas tersebut dengan rapih.

F. Lain-Lain
1. Agar sama-sama mengontrol menu STATISTIK pada beranda SIMPATIKA untuk mengontrol keaktifan guru dan PTK di wilayah masing-masing.
2. Perbaiki redaksi SK Guru PNS DPK di sekolah swasta. Harusnya tertera : “….. diangkat sebagai CPNS pada MTs Negeri xxx dan Diperbantukan pada MTs Swasta yyy di Lingkungan ……..”
3. SIMPATIKA melibatkan banyak pihak, diantaranya Kepala Kantor, Pengawas, Seksi PAIS. Oleh karena itu agar saling berkoordinasi dengan seksi penmad.

G. Perihal SKMT/SKBK
1. Berkoordinasi dengan Korwas agar bersama-sama mem-follow up SKMT/SKBK dari para guru dengan cara melakukan kroscek ajuan SKMT/SKBK dari Simpatika yang diserahkan dengan keadaan sesungguhnya di lapangan. Jangan sampai menyetujui guru yang belum memenuhi persyaratan. Form SKMT yang diserahkan guru kepada Pengawas adalah S29a beserta lampirannya. Kemudian setelah disetujui oleh Pengawas, Ajukan SKBK (S29d) kepada admin simpatika Kabupaten untuk memperoleh SKBK (S29e) yang harus ditandatangai oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten. 
– Perkecualian : Hal tersebut diatas berlaku mulai semester Ganjil 2016/2017, sedangkan untuk semester ini mohon kerjasamanya untuk menyetujui ajuan SKMT/SKBK yang diserahkan karena masih dalam tahap latihan dan pembiasaan untuk semester selanjutnya.
2. Seluruh berkas yang telah beres, diarsipkan di bagian pencairan sertifikasi seksi PENMAD untuk dijadikan persyaratan pencairan. 
3. Perihal keaktifan guru dan PTK
Berkoordinasi dengan Ketua IGRA, MK2MI dan MK2MTs dan koordinator MA untuk menyampaikan informasi hasil sosialisasi dan juga saling mengingatkan mengenai proses-proses yang harus dilaksanakan pada Simpatika. Bersama-sama mengakses menu statistik pada beranda web Simpatika.

Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d

SKBK merupakan Surat Keterangan Beban Kerja yang digunakan sebagai salah satu syarat kelengkapan berkas untuk pencairan TPG bagi guru yang sudah bersertifikasi. 
Setelah Ajuan SKMT PTK Disahkan oleh Kepala Madrasah, PTK mencetak SURAT AJUAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN BEBAN KERJA (SKBK), berikut panduannya :
1. Pada dasbor PTK, pilih menu SKBK & SKMT, akan ditampilkan status ajuan Anda.
2. Bagi PTK yang juga bertugas pada sekolah non induk naungan Kemendikbud, penilaian SKMT diisi mandiri oleh PTK yang bersangkutan berdasarkan hasil penilaian dan pengesahan dari Kepala Sekolah non induk tersebut. Klik pada sekolah non induk tersebut untuk mulai mengisi penilaian SKMT PTK pada sekolah non induk.
Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d
 
3. Pada kotak dialog yang muncul, isikan nilai sesuai dengan yang diperoleh dari hasil penilaian oleh kepala sekolah non induk.
Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d
4. Selanjutnya, periksa kembali isian penilaian SKMT yang telah Anda lakukan mandiri, jika telah sesuai klik CETAK.
Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d
 5. Setelah Anda mencetak SKMT pada sekolah non induk tersebut, segera minta PENGESAHAN kepada Kepala Sekolah yang tercantum dihasil cetak. Berikut contoh surat hasil cetak REKAP HASIL PENILAIAN pada sekolah non induk Kemendikbud.
Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d
6. Jika SKMT Anda telah disahkan, maka akan muncul tombol Cetak Pengantar, klik pada tombol tersebut untuk cetak pengantar ajuan SKBK Anda.
Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d
7.  Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Cetak Surat Pengantar untuk mencetak SURAT AJUAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN BEBAN KERJA (SKBK).
8. Serahkan SURAT AJUAN PENERBITAN SURAT KETERANGAN BEBAN KERJA (SKBK) tersebut ke Kantor Kemenag Kabupaten/kota setempat untuk dilakukan verval. 

9. Untuk melihat status ajuan Anda, silakan menuju halaman SKBK & SKMT Anda. Akan diberikan informasi oleh sistem Jika ajuan SKBK Anda telah disetujui oleh admin Mapenda Kota/Kabupaten setempat.

Demikian Cara Cetak Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) S29d, semoga bermanfaat.
source : bantuan.siap-online.com

Alokasi Jam Mengajar/Jam Tatap Muka Terbaru Simpatika

Alokasi Jam Mengajar/Jam Tatap Muka Terbaru Simpatika – Memasuki bulan ke-empat semester 2 tahun pelajaran 2015/2016 ini ternyata masih ada beberapa GTK yang belum melakukan update data di Simpatika Kemenag, terlebih ajuan kolektif (S25). Maka dari itu dihimbau agar segara melakukan updating data. 
Nah, pada postingan kali ini admin akan membahas tentang Alokasi Jam Mengajar/Jumlah Jam Tatap Muka (JTM) terbaru pada aplikasi simpatika. Pada JTM terbaru ini terdapat mapel IPA dan IPS pada kelas bawah yang masing-masing mapel waktunya adalah 2 jam tatap muka (JTM).
Jika kita mengacu pada kurikulum, sebenarnya mapel IPA dan IPS tidak ada. Namun, tidak ada masalahnya jika kita mengenalkan mapel tersebut sejak dini. Dalam simpatika terbaru ini mapel yang dihapus dari sistem adalah mapel Bahasa Inggris. Ini berlaku bagi kelas bawah maupun kelas atas. Akan tetapi mapel SBK malah diberikan 4 jam tatap muka untuk kelas 4,5 dan 6.
Untuk jumlah Jam Tatap Muka (JTM) terbaru simpatika kelas 1 dan 2 adalah 30 JTM, sedangkan untuk kelas 3 sebanyak 32 JTM. Kemudian kelas 4,5, dan 6 memiliki jumlah Jam Tatap Muka sebanyak 39 jam.

Alokasi Jam Mengajar/Jam Tatap Muka Terbaru Simpatika

Alokasi Jam Mengajar/Jam Tatap Muka Terbaru Simpatika
Jadi, jika Anda ingin membuat jadwal kelas mingguan di Simpatika silahkan gunakan tabel diatas sebagai acuannya, sehingga nantinya Anda dapat melakukan ajuan kolektif S25.
Demikian informasi mengenai Alokasi Jam Mengajar/Jam Tatap Muka Terbaru Simpatika, semoga bermanfaat.

Mengatasi Masalah Tidak Linier Saat Cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika

Muncul masalah Tidak Linier Saat Cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika? ok tetap tenang. Simpatika beberapa waktu lalu telah meluncurkan fitur baru, yakni cetak SKMT dan ajuan SKBK yang gunanya untuk menghitung beban kerja guru RA/Madrasah yang digunakan sebagai dasar kelayakan guru apakah pantas mendapatkan tunjangan profesi atau tidak. Namun, pada beberapa kasus muncul notifkiasi tidak linier pada status linieritas. Kenapa?

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kemenag Kabupaten, setidaknya ada 3 faktor yang membuat tidak linier pada status linieritas, yakni :.


1. Kesesuaian Mata Pelajaran yang diajarkan dengan Mata Pelajaran yang tertera di NRG
2. Status Verval NRG
3. Nama Mata Pelajaran yang diisikan dalam Jadwal Mengajar Mingguan.

Berikut ini adalah cara mengatasi masalah tidak linier saat cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika
 Mengatasi Masalah Tidak Linier Saat Cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika

1. Nama mata pelajaran tidak sesuai dengan kurikulum nasional

Sebagai contoh adalah mapel Bahasa Inggris(lihat gambar). Meski sama-sama bahasa inggris, namun salah satunya terdapat tanda (-). Maka yang terdapat tanda strip ini dianggap sebagai mapel yang tidak diakui.
sebagai mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kurikulum.
 Mengatasi Masalah Tidak Linier Saat Cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika

Solusinya sebagai berikut : 

 
Cek mapel yang tertulis di menu Sekolah > Kurikulum > Daftar Mata Pelajaran
Hapus mapel pada “kurikulum nasional” dengan tanda strip, caranya klik tanda di ujung kanan lalu pilih Hapus Pelajaran.
Cek kembali isian Jadwal Kelas Mingguan. Ganti nama ‘mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kurikulum nasional’ dengan ‘mata pelajaran yang sesuai kurikulum’

2. Pastikan sesuai antara  Mapel yang diampu dengan Mapel NRG / Sertifikasi Guru

Jadi, kesesuaian antara mapel yang diampu dengan mapel sertifikasi/NRG juga berpengaruh. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sertifikasi pendidik Bahasa Indonesia, maka isilah mapel bahasa Indonesia dalam jadwal kelas mingguan. Begitupun dengan mapel lainnya.

3. Status Verval NRG

Status Verval NRG juga mempengaruhi status linier atau tidak linier. Bagi pendidik yang verval NRG nya telah disetujui, maka akan muncul NRG dalam dasbord PTK yang bisa linier. Begitupun sebaliknya, jika verval NRG masih dalam proses, maka tidak akan linier. 
Demikian bagaimana cara Mengatasi Masalah Tidak Linier Saat Cetak SKMT dan SKBK pada Simpatika, semoga bermanfaat.

Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0

Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0 – Sesuai dengan KMA no. 207 Th. 2014 bahwa Pelaksanaan Kurikulum Madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA mulai periode semester 2 (dua) Tahun Pelajaran 2014/2015 secara umum menggunakan standar KTSP untuk Mapel Umum. Adapununtuk Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab tetap menggunakan standar K13 sesuai dengan KMA 165 Th. 2014. 

Kombinasi KTSP dengan K13 (Khusus PAI & Bahasa Arab) dimaksud berdampak terhadap penyesuaian alokasi JTM per Mapel khususnya PAI dan Bahasa Arab dan total alokasi JTM per minggu pada setiap tingkat di semua jenjang Madrasah. Penyesuaian dimaksud sebagaimana pada Lampiran Struktur Kurikulum Madrasah terlampir. 

Tabel Struktur Kurikulum Madrasah (KTSP) yang telah disesuaikan tersebut digunakan sebagai dasar konfigurasi sistem di Layanan SIMPATIKA (modul Isian Jadwal Kelas) dalam hal menentukan Jumlah Tata Muka (JTM) setiap Mata Pelajaran dan batasan maksimal Total JTM yang berlaku pada setiap tingkat rombel/kelas di seluruh jenjang MI, MTS, dan MA. Adapun untuk Tabel Struktur Kurikulum 2013 (K13) tetap sesuai dengan KMA no. 165 Th. 2014.
Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0
Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0

 

Pelaksanaan KTSP dan K13 Madrasah 

Dengan diterbitkannya KMA no. 207 Th. 2014 maka seluruh Madrasah (MI, MTs, MA) diwajibkan  menggunakan KTSP mulai semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 kecuali bagi Madrasah yang telah ditetapkan oleh SK Dirjen no. 481 dan no.5114 dapat menggunakan K13. Proses verfifikasi dan validasi Madrasah pelaksana K13 sepenuhnya dilaksanakan oleh Admin Kanwil Kemenag di wilayah provinsi masing masing.

Kurikulum RA

Khusus untuk jenjang RA menggunakan kurikulum berbasis Tematik dengan perhitungan sebagai berikut:
•  1 Jam Pelajaran = 30 menit
•  Minimal 150 menit per hari (5 JTM/hari) dan maksimal 180 menit per hari (6
JTM/hari).
•  Minimal alokasi JTM per minggu = 30 JTM dan maksimal alokasi JTM per
minggu = 36 JTM. 

Isian Jadwal Kelas

Isian Jadwal Kelas menggunakan dasar kurikulum KTSP KMA 207 dan/atau K13 KMA 165 sebagaimana dijelaskan pada bagian A dan B. Isian Jadwal Kelas sebagai syarat untuk menentukan perhitungan alokasi JTM dari setiap Guru dan dasar dari penerbitan Keaktifan Kolektif (S25), SKMT dan SKBK dari sistem Layanan SIMPATIKA. 

Saat melakukan proses Isian Jadwal Kelas, sistem secara otomatis akan mendeteksi pemenuhan alokasi JTM per Mapel, alokasi maksimal JTM mingguan per kelas/rombel, alokasi JTM setiap Guru hingga bentrok Jadwal Mengajar Guru baik di Satminkal dan Non Satminkal. Mekanisme otomasi ini ditujukan untuk lebih meningkatkan akurasi data alokasi JTM agar sesuai dengan standar Kurikulum yang ditetapkan sesuai KMA no. 207 Th. 2014.

Linieritas Mapel Sertifikasi

Setiap Mapel yang diampu oleh Guru baik di Satminkal dan Non Satminkal akan dinilai kesesuaian/linieritas dengan Mapel Sertifikasi Guru pengampunya tersebutoleh sistem. SIMPATIKA secara otomatis dapat menentukan status Linier atau Tidak Linier dari setiap Mapel yang diampu Guru dengan Sertifikasi yang dimilikinya. Sertifikasi Guru yang diakui oleh sistem adalah yang telah melalui proses VerVal NRG hingga tuntas (permanen). Bilamana status VerVal NRG dari Guru belum tuntas (belum permanen) maka Mapel yang diampu oleh Guru tersebut tetap terekam dan diakui JTM nya di SIMPATIKA namun dengan CATATAN STATUS dinyatakan Tidak Linier dengan Mapel Sertifikasinya.

SKMT dan SKBK Online

SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) dapat dicetak setelah proses Isian Jadwal Kelas dan Keaktifan Kolektif (S25a) disetujui oleh Admin Kemenag Kab/Kota  (S25b). Pada SKMT akan memuat informasi semua Mapel yang diampu oleh Guru  bersangkutan termasuk status Mapel yang Linier dengan Sertifikasinya. Proses Keaktifan Kolektif (S25a) dan cetak SKMT hanya bisa dilakukan oleh Akun Kepala
Madrasah atas ajuan dari setiap individu Guru di Madrasah yang dipimpinnya.

SKMT Guru diproses oleh masing-masing Akun Kepala Madrasah Satminkal atau Non Satminkal tempat Guru mengajar. Oleh karena itu setiap Madrasah wajib memiliki Kepala Madrasah yang aktif  baik yang permanen atau sementara yang telah diregistrasikan resmi oleh Admin Kemenag Kab/Kota masing-masing.
SKBK hanya bisa dicetak oleh Kemenag Kab/Kota sebagai yang berwenang menerbitkannya. Syarat penerbitan SKBK adalah penyerahan berkas SKMT dari setiap individu Guru baik yang berasal dari Madrasah Satminkal atau Non Satminkalnya ke pihak Kemenag Kab/Kota masing-masing. SKBK dan SKMT dimaksud dapat dijadikan sebagai salah satu syarat pemberkasan untuk proses Tunjangan Profesi Guru atau sejenisnya sesuai kebijakan dari Kemenag Kab/Kota masing-masing. 
Selengkapnya download Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0 melalui link berikut :

Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0

 Demikian informasi mengenai Standar Implementasi Kurikulum Madrasah Pada Simpatika Versi 1.0, semoga bermanfaat.
sumber : simpatika

Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2016, Berikut Prosedur Pendaftarannya

Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2016Seperti yang dikutip melalui situs resmi Kemendikbud bahwa tahun 2016 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan mengadakan Seleksi Calon Instruktur Kurikulum Tahun 2016. Hal ini sangat berkaitan erat dengan revisi Kurikulum 2013 dan juga tahap implementasinya yang belum menyeluruh tersebar di sekolah-sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK. Berkaitan dengan hal ini  Panitia Seleksi (Pansel) Kurikulum 2013 Kemendikbud mengundang putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi sebagai Instruktur Kurikulum 2013.
Untuk tugas dan fungsi Instruktur Kurikulum 2013 selengkapnya dapat dilihat pada laman http://dapo.dikmen.kemdikbud.go.id/kurikulum2013

Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2016, Berikut Prosedur Pendaftarannya
Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2016

Persyaratan Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013

Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Republik Indonesia baik PNS dan non-PNS
  2. Sehat raga dan jiwa
  3. Bersedia mengikuti pelatihan instruktur
  4. Bersedia menjadi instruktur yang ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia
  5. Bersedia melatih guru sasaran selama selama 4 hari per angkatan dalam periode waktu akhir Maret s.d. Juli 2016
Persyaratan Khusus1. Tim pengembang kurikulum terdiri diri:

  • Penulis KI, KD, Silabus, dan pedoman tematik/mapel
  • Penulis pedoman penilaian
  • Penulis buku teks tematik/pelajaran; atau

2. Praktisi Pendidikan terdiri dari:

  • Guru
  • Kepala sekolah
  • Pengawas
  • Pegiat pendidikan; atau

3. Akademisi terdiri dari:

  • Dosen LPTK
  • Widyaiswara P4TK
  • Widyaiswara LPMP; atau

4. Pemangku pendidikan terdiri dari:

  • Direktorat pembinaan persekolahan
  • Pusat Kurikulum dan Perbukuan
  • Pusat Penilaian Pendidikan
  • Dinas pendidikan
  • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan

Cara Pendaftaran Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013

  1. Pendaftaran online untuk calon Instruktur Nasional mulai 1 s.d. 11 Maret 2016
  2. Pendaftaran online untuk calon Instruktur Provinsi dan Kabupaten/Kota mulai 1 s.d. 19 Maret 2016
  3. Mekanisme pendaftaran sebagai berikut:
  4. Pelamar wajib memiliki alamat surat elektronik (email) yang aktif
  5. Pelamar melakukan pendaftaran/registrasi secara online meliputi:
  6. Mengisi formulir pendaftaran
  7. Menyetujui pernyataan integritas bahwa data dan informasi yang disampaikan adalah benar
  8. Mencetak Formulir Pendaftaran; dan
  9. Mencetak lembar Alamat Pengiriman Dokumen.

Demikian informasi mengenai Seleksi Calon Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2016 beserta prosedur Pendaftarannya, semoga bermanfaat.
Jangan lupa baca : Jadwal Pelatihan Instruktur K-13 Tahun 2016

8 Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016

8 Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016 – Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor Dj.I/PP.00/311/2016 tertanggal 29 Januari 2016 tentang Pengembangan Program SIMPATIKA Tahun 2016 bahwa hasil updating data pendidik dan tenaga kependidikan madrasah melalui SIMPATIKA pada periode semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 yang telah berakhir tanggal 31 Desember 2015 lalu, Direktorat Pendidikan Madrasah akan melaksanakan rencana pengembangan program SIMPATIKA pada semester 2 tahun pelajaran 2015/2016 yang akan efektif dimulai tanggal 1Februari 2016 sampau dengan 30 Juni 2016. Program tersebut dijabarkan dalam 8 program. Apa saja Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016 tersebut?
8 Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016
8 Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016

Berikut adalah Rincian programnya adalah sebagai berikut :
1. Seleksi program Sertifikasi Guru Tahun 2016
2. Cetak SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) dan SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja) berbasis online (berbasis Isian Jadwal Mengajar)
3. Verifikasi dan validasi NRG lanjutan
4. Verifikasi dan validasi program inpassing bagi guru bukan PNS
5. Registrasi UKG (Uji Kompetensi Guru) tahun 2016
6. Penerbitan NPK (Nomor PTK Kemenag)
7. Basis data perencanaan tunjangan profesi guru tahun anggaran 2017
8. Penataan dan pendistribusian guru dalam rangka memenuhi pemetaan kebutuhan guru (otomasi perhitungan kelebihan.kekurangan guru kelas, guru mapel PAI, guru mapel non PAI berbasis isian jadwal mengajar).

Berkenaan dengan hal tersebut, dimohon agar segera menindaklanjuti dengan melaksanakan koordinasi, sosialisasi dan fasilitasi pelayanan kepada Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Madrasah, dan seluruh PTK madrasah, serta melakukan proses updating data secara mandiri melalui SIMPATIKA secara tertib dan tepat waktu.

Demikian informasi 8 Program Pengembangan SIMPATIKA Tahun 2016 yang tertuang dalam surat edaran Ditjen Pendis Nomor Dj.I/PP.00/311/2016.