Buku Panduan Penyusunan KTSP Berbasis Kurikulum 2013 Untuk SMP

Buku Panduan Penyusunan KTSP Berbasis Kurikulum 2013 – Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014 memenuhi kedua dimensi tersebut.
Buku Panduan Penyusunan KTSP Berbasis Kurikulum 2013 Untuk SMP

Buku Panduan Penyusunan KTSP 

Materi penyusunan KTSP berbasis kurikulum 2013 terdiri atas beberapa bagian, yaitu 1) Latar belakang pengembangan kurikulum, meliputi: konsep kurikulum, rasional pengembangan, karakteristik kurikulum, dan kerangka dasar kurikulum. 2) Tujuan, meliputi: tujuan pengembangan, tujuan pendidikan, visi dan misi, dan tujuan SMP. 3) Struktur dan muatan kurikulum, meliputi: struktur kurikulum, mata pelajaran, beban belajar, mulok, ekstrakurikuler, dan pembiasaan. 4) Pelaksanaan, meliputi: sistem paket/sks, pembelajaran, bimbingan dan konseling, penilaian hasil belajar, penilaian hasil belajar, peminatan, dan pendidikan kepramukaan. 5) Lampiran, meliputi: kalender akademik, pembagian tugas guru, tata tertib guru dan siswa, contoh model silabus, dan contoh RPP.

Kurikulum KTSP 2006 pdf

Kurikulum 2013 dilakukan penguatan tata kelola sebagai berikut.
a. Penguatan tata kerja guru lebih bersifat kolaboratif;
b. Penguatan manajeman sekolah melalui penguatan kemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinan kependidikan (educational leader); dan
c. Penguatan sarana dan prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran.
Tujuan KTSP
KTSP memberi luang kepada pihak sekolah dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai pengembangan dan penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.
Struktur Kurikulum
1. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang harus dimiliki seorang peserta didik SMP/MTs pada setiap tingkat kelas. Kompetensi inti dirancang untuk setiap kelas. Melalui kompetensi inti, sinkronisasi horisontal berbagai kompetensi dasar antarmata pelajaran pada kelas yang sama dapat dijaga. Selain itu sinkronisasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada mata pelajaran yang sama pada kelas yang berbeda dapat dijaga pula.
Rumusan kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut:
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.

 

Kurikulum KTSP SMP download pdf

Lebih lanjut silahkan download Buku Panduan Penyusunan KTSP Berbasis Kurikulum 2013 Untuk SMP melalui link di bawah ini :

Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) SD SMP SMA SMK Sederajat

Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan sebuah program dalam satuan pendidikan yang berguna untuk memperkuat karakter siswa melalui olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga dengan dukungan publik dan tentunya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. 
Adapun Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dimaksud meliputi Konsep dan Pedoman PPK, Panduan Penilaian PPK, Modul Pelatihan PPK bagi
Guru, Kepala Sekolah, Pengawas dan Komite Sekolah, serta Pedoman
Pelaksanaan Pelatihan Calon Pelatih PPK.
Penguatan pendidikan karakter di sekolah yang terangkum dalam Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) SD SMP SMA SMK Sederajat ini dibuat sebagai panduan teknis bagi fasilitator dan peserta pelatihan penguatan pendidikan karakter yang di didalamnya berisi modul 1 sampai dengan 7 dengan alokasi waktu masing-masing 1 jam dan yang paling banyak adalah 6 jam disesuaikan dengan kebutuhan.
Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) SD SMP SMA SMK Sederajat

Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)


Dengan buku pendidikan karakter pdf ini fasilitator dapat melakukan pendekatan terhadap peserta sesuai dengan tema serta sasaran peserta itu sendiri. Dengan adanya gerakan penguatan pendidikan karakter yang tertuang dalam modul ini, diharapkan dapat dilakukan pelatihan secara merata di sekolah-sekolah sebagai bentuk penguatan karakter siswa. 

Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) selain merupakan kelanjutan dan kesinambungan dari Gerakan Nasional Pendidikan Karakter Bangsa Tahun 2010 juga merupakan bagian integral Nawacita. Dalam hal ini butir 8 Nawacita: Revolusi Karakter Bangsa dan Gerakan Revolusi Mental dalam pendidikan yang hendak mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk mengadakan perubahan paradigma, yaitu perubahan pola pikir dan cara bertindak, dalam mengelola sekolah. Untuk itu, Gerakan PPK menempatkan nilai karakter sebagai dimensi terdalam pendidikan yang membudayakan dan memberadabkan para pelaku pendidikan.
Selengkapnya silahkan download Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  melalui link di bawah ini :
Demikian share Modul Panduan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) SD SMP SMA SMK Sederajat, semoga bermanfaat.

Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Tingkat SMP

Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai sumber. Penilaian harus dilakukan secara
efektif. Oleh karena itu, meskipun informasi dikumpulkan sebanyak-banyaknya dengan berbagai upaya, tapi kumpulan informasi tersebut tidak hanya lengkap dalam memberikan gambaran, tetapi juga harus akurat untuk menghasilkan keputusan.
Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka menengah Nasional 2015-2016 menjelaskan bahwa sasaran pembangunan di bidang pendidikan antara lain peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, tersedianya kurikulum yang andal, dan tersedianya sistem penilaian yang komprehensif. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Pusat Penilaian Pendidikan dan Pusat Kurikulum dan Perbukuan), menyusun Panduan Penilaian untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Tingkat SMP

Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Tingkat SMP
Panduan ini berisi konsep penilaian, penilaian oleh pendidik yag meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta penilaian oleh satuan pendidikan. Di samping itu, dalam panduan ini diuraikan cara mengisi rapor. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta membuat laporan.
Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik memerlukan metode dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlah indikator sebagai acuan penilaian. Pendidik atau sekolah juga harus menentukan kriteria untuk memutuskan seorang peserta didik sudah mencapai KKM atau belum.

Selengkapnya silahkan download Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Tingkat SMP melalui tautan berikut :

Demikian share Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Untuk Tingkat SMP, semoga bermanfaat.

Panduan Penyusunan Rubrik-Rubrik Kurikulum 2013 Untuk Penilaian Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan

Panduan Penyusunan Rubrik-Rubrik Kurikulum 2013 – Rubrik merupakan panduan penilaian yang menggambarkan kriteria yang diinginkan guru dalam menilai atau memberi tingkatan dari hasil pekerjaan siswa.  Rubrik memuat daftar karakteristik yang diinginkan yang perlu ditunjukkan dalam suatu pekerjaan siswa disertai dengan panduan untuk mengevaluasi masing-masing karakteristik tersebut.Rubrik biasanya mempunyai dua bagian yaitu daftar kriteria tugas dan gradasi atau tingkat pencapaian kriteria. Setiap kriteria dalam rubrik merupakan acuan kinerja sehingga dijadikan dasar untuk menilai respon siswa. Rubrik memiliki skala pemeringkatan. Berbeda dengan skala penilaian yang pemeringkatannya hanya berupa sangat kurang, sangat baik, sempurna; rubrik memiliki kelebihan yaitu pemeringkatannya dalam bentuk deskripsi.
Kurikulum 2013 yang merupakan kurikulum berbasis kompetensi. Penilaian hasil belajar dilakukan untuk memantau proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Penilaianhasil belajarjuga memiliki peran untuk membantu peserta didik mengetahui capaian pembelajaran(learning outcomes).

Penilaian autentik sebagai bagian utama dalam penilaian menurut Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk mendemonstrasikan kompetensi atau kemajuan mereka ke arah kompetensi.Kompetensi tersebut mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Panduan Penyusunan Rubrik-Rubrik Kurikulum 2013 Untuk Penilaian Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan

Sebagai contoh, penilaian kinerja dalam melakukan percobaan menuntut pesertadidik benar-benar melakukan percobaan, bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan pilihan ganda tentang apa yang disebut percobaan, apa yang disebut variabel, dan bagaimana langkah-langkah melakukan percobaan. 

Sebagian besar guru yang memberikan skor laporan percobaan dengan rentang 0 sampai 10, tetapi tidak mengetahui kriteria yang digunakan untuk memberi skor. Siswa tidak mendapat informasi yang bermanfaat tentang mengapa angka tersebut diberikan kepadanya dan tidak ada umpan balik mengenai bagian mana dari percobaan yang telah dikerjakan dengan baik dan bagian mana yang memerlukan perbaikan. Penilaian dengan menggunakan skala di atas bergantung pada penafsiran guru mengenai istilah-istilah seperti “cukup“ atau “bagus”. Kalau siswa dinilai “cukup”, siswa, orang tuanya, atau guru lain tidak mempunyai gambaran mengenai apa yang sudah bisa dilakukan oleh siswa tersebut dan apa yang belum/tidak bisa dilakukannya. Hal yang demikian tentu tidak sesuai dengan tuntutan penilaian dalam Kurikulum 2013. Agar pendidik dapat menilai proses dan hasil belajar peserta didik dengan baik maka perlu mengembangkan rubrik penilaian yang tepat.
TUJUAN PENGEMBANGAN RUBRIK PENILAIAN
Tujuan penilaian menggunakan rubrik yaitu siswa memahami dasar penilaian yang akan digunakan untuk mengukur suatu kinerjanya secara jelas. Kedua pihak (guru dan siswa) akan mempunyai pedoman bersama yang jelas tentang tuntutan kinerja yang diharapkan. Rubrik diharapkan pula dapat menjadi pendorong atau motivator bagi siswa dalam proses pembelajaran.Hal positif penggunaan rubrik dalam sistem penilaian yang melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran adalah :
1)    Para peserta didik jadi pembelajar aktif.
2)    Para peserta didik memeroleh “content knowledge”dan ”procedural knowledge”.
3)    Para peserta didik dapat menilai kinerja kelompoknya sendiri.
Baik pendidik maupun peserta didik memeroleh alat refleksi yang efektif tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung.

Silahkan unduh Panduan Penyusunan Rubrik-Rubrik Kurikulum 2013 Untuk Penilaian Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan melalui tautan berikut :

File Adm Terkait :

Sekian share Panduan Penyusunan Rubrik-Rubrik Kurikulum 2013 Untuk Penilaian Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan, semoga bermanfaat.

Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Pendidikan Karakter penting untuk ditanamkan sejak dini. Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang mencakup beberapa komponen, antara lain pengetahuan, kesadaran/kemauan dan tindakan dalam melaksanakan nilai-nilai tersebut. Dalam pelaksanaannya semua pemangku pendidikan harus dilibatkan di dalamnya, termasuk komponen-komponen pendidikan yang ada, seperti isi kurikulum, roses pembelajaran dan penilaian, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga sekolah/lingkungan. 
Atau dengan kata lain pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai program pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olahraga dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat yang merupakan dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Prinsip Pengembangan dan Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter

1. Prinsip Pengembangan
– Nilai-nilai moral universal
– Pendekatan Sinkronisasi
– Pendekatan Integral
– Terukur dan Objektif
– Pelibatan Publik
– Kearifan lokal
– Ketrampilan abad 21
– Revolusi Mental
– Adil dan Inklusif
– Evaluasi Program

2. Prinsip implementasi
– Harmoni dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental
– Komunikasi dan dialig dengan seluruh pemangku kepentingan
– selaras tahapan usia peserta didik
– Kebutuhan dan konteks lokal
– Fokus pada semangat belajar

3. Prinsip Evaluasi
– Pertama, implementasi prinsio-prinsip PPK dalam program sekolah
– Kedua, yang dievaluasi adalah program sesuai dengan indikator-indikator objektif dan perubahan perilaku pelaku
– Ketiga, penilaian individual peserta didik mengikuti norma kurikulum 2013

Manfaat dan Implikasi Program Penguatan Pendidikan Karakter

1. Penguatan karakter siswa dalam mempersiapkan daya saing siswa dengan kompetensi abad 21, yaitu berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi
2. Pembelajaran dilakukan terintegrasi di sekolah dan di luar sekolah dengan pengawasan guru
3. Revitaliasi peran Kepala Sekolah sebagai manager dan guru sebagai inspirator PPK
4. Revitalisai Komite Sekolah sebagai badan gotong royong sekolah dan partisipasi masyarakat
5. Penguatan peran keluarga melalui kebijakan pembelajaran 5 hari
6. Kolaborasi antara K/L, Pemda, lembaga masyarakat, penggiat pendidikan dan sumber-sumber bahan belajar lainnya.

Unduh Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah di sini :

  • [Unduh] Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Sekian share Mengenal Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah, semoga bermanfaat.

Contoh Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 Terbaru

Contoh Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 ini  bisa Bapak/Ibu jadikan sebagai referensi dalam pembuatan laporan kegiatan PKB. Adapun salah satu jenis dari kegiatan pengembangan diri (PKB) adalah Pengembangan Diri.
Sebelum membahas lebih jauh tentang Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 , kita bahas dulu tentang kegiatan pengembangan diri. Kegiatan Pengembangan Diri ini dilaksanakan melalui 2 cara, yakni:
1. Mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional 
2. Mengikuti kegiatan kolektif guru
Adapun tujuan dari kegiatan pengembangan diri :
a. Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta didik
b. Mengumpulkan angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi.
Contoh Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 Terbaru
Bapak/Ibu guru sekalian, lebih lanjut tentang Laporan PKB, Guru sebagai Tenaga Pendidik Profesional adalah guru yang tidak hanya merasa puas dengan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dimiliki. Seorang guru sebagai tenaga profesional hendaklah berusaha mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga layanan yang diberikan kepada peserta didik adalah layanan yang semakin berkualitas.Tugas seorang guru yang profesional tidak hanya dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik saja melainkan juga harus melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Silahkan unduh Contoh Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 Terbaru di sini :

  • [Unduh] Contoh Laporan Pengembangan Diri

Informasi Terkait Laporan Pengembangan diri :

Sekian share Contoh Laporan Pengembangan Diri (PKB) Kurikulum 2013 Terbaru, semoga bermanfaat.

Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Buku guru dan siswa pada setiap kurikulum tentunya harus memiliki keterkaitan satu sama lain, sehingga dalam kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Hal ini juga berlaku pada buku guru dan siswa kurikulum 2013. 
Jika pada postingan sebelumnya admin telah membagikan Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016, maka kali ini admin akan berbagi kumpulan Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016.
Tidak jauh berbeda dari buku k-13 kelas 1 yang telah direvisi, perubahan buku guru dan siswa kelas 4 ini juga berkaitan dengan adanya perubahan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang tertuang pada Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016.
Baca : Perubahan KI dan KD pada Kurikulum 2013 di tahun 2016

Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Langsung saja silahkan unduh Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016 disini

Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Buku Guru :

  • [Unduh] Buku Guru Kelas 4 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 4 Tema 2 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 4 Tema 3 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 4 Tema 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 4 Tema 5 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Buku Siswa :

  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 4 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 4 Tema 2 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 4 Tema 3 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 4 Tema 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 4 Tema 5 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Sekian share Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016, semoga bermanfaat.

Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 SD Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Seiring dengan adanya revisi kurikulum 2013 di tahun 2016, yang salah satu diantaranya adalah perevisian KI dan KD yang tertuang dalam Permendikbud nomor 24 tahun 2016, maka terjadi perubahan pula pada buku guru dan siswa baik dari tingkat SD, SMP SMA, maupun SMK. 
Nah, pada kesempatan ini admin akan membagikan Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016 yang dapat diunduh dari google drive yang sangat aman. Buku guru dan siswa ini terdiri dari beberapa tema, dimana setiap tema dijabarkan dalam sub tema.

Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Silahkan download Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016 melalui tautan berikut ini :
Buku Guru
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 1 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 1 Tema 2 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 1 Tema 3 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Guru Kelas 1 Tema 4 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Buku Siswa

  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 1 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 1 Tema 2 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 1 Tema 3 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016
  • [Unduh] Buku Siswa Kelas 1 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

Jika Bapak/Ibu mengampu kelas 4, silahkan unduh buku guru dan siswa disini :

Sekian share Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016, semoga bermanfaat

Daftar SD, SMP, SMA, SMK dan SLB Pelaksana Kurikulum 2013 di Tahun Pelajaran 2016/2017 Sesuai SK Dirjen Dikdasmen

Di
tahun 2016 ini sekolah pelaksana Kurikulum 2013 baik SD, SMP, SMA, dan
SMK sudah ditetapkan oleh Kemendikbud melalui SK yang telah diterbitkan
oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Surat Keputusan
tersebut terbagi menjadi 2 macam, yakni SK Dirjen Dikdasmen nomor
374/KEP/D/KR/2016 tentang Perubahan atas Keputun Direktur Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 305/KEP/D/KR/2016 dan Surat
Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud
Nomor 375/KEP/D/KR/2016 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana
Kurikulum 2013 secara Mandiri.

Surat
Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud
Nomor 375/KEP/D/KR/2016 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana
Kurikulum 2013 secara Mandiri. disebutkan bahwa Kepala daerah dan/atau
ketua yayasan bertanggungjawab untuk:
a. melaksanakan pelatihan Kurikulum 2013 dengan pola 52
jam untuk guru dan kepala sekolah;
b. pendampingan guru dalam pembelajaran;
c. penyediaan buku Kurikulum 2013; dan
d. program lain terkait pelaksanaan Kurikulum 2013.
http://dikdasmen.kemdikbud.go.id/index.php/sk-dirjen-dikdasmen-tentang-penetapan-satuan-pendidikan-pelaksana-k13-mandiri/
Unduh Daftar SD, SMP, SMA, SMK dan SLB Pelaksana Kurikulum 2013 di Tahun 2016 Sesuai SK Dirjen Dikdasmen :
SK Dirjen Dikdasmen nomor
374/KEP/D/KR/2016
  • [UNDUH] SK Perubahan Penetapan K13
  • [UNDUH] Daftar SD Pelaksana K13
  • [UNDUH] Daftar SMP Pelaksana K13
  • [UNDUH] Daftar SMA Pelaksana K13
  • [UNDUH] Daftar SMK Pelaksana K13
  • [UNDUH] Daftar SLB Pelaksana K13

SK Dirjen Dikdasmen Nomor 375/KEP/D/KR/2016 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana
Kurikulum 2013 secara Mandiri.

  • [UNDUH] SK Sekolah Pelaksana K-13 secara mandiri
  • [UNDUH] Daftar SD Pelaksana K13 secara mandiri
  • [UNDUH] Daftar SMP Pelaksana K13 secara mandiri
  • [UNDUH] Daftar SMA Pelaksana K13 secara mandiri
  • [UNDUH] Daftar SMK Pelaksana K13 secara mandiri
Sekian share Daftar SD, SMP, SMA, SMK dan SLB Pelaksana Kurikulum 2013 di Tahun Pelajaran 2016/2017 Sesuai SK Dirjen Dikdasmen, semoga bermanfaat.

sumber  

Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA

Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 diatur dalam Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016. Kompetensi inti pada kurikulum 2013 merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas.
Sedangkan Kompetensi dasar merupakan kemampuan dan materi pembelajaran minimal yang harus dicapai peserta didik untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti.
Kompetensi inti terdiri atas:
a. kompetensi inti sikap spiritual;
b. kompetensi inti sikap sosial;
c. kompetensi inti pengetahuan; dan
d. kompetensi inti keterampilan
Sedangkan Kompetensi dasar pada kurikulum 2013 berisi kemampuan dan materi pembelajaran untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti. Secara umum Kompetensi inti dan kompetensi dasar digunakan sebagai dasar untuk perubahan buku teks pelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA
 Sekian share Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA semoga bermanfaat.