Kabar Gembira, Honorer Eks K2 Diberi Kesempatan MengikutiTes Lagi

Posted on
JAKARTA
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
memberi kesempatan kembali untuk tenaga honorer K2 yang memenuhi
persyaratan tetapi belum lulus (Eks K2) untuk tes menjadi pegawai negeri
sipil. Jumlahnya tidak akan lebih dari 456 ribu, bahkan mungkin kurang.
Hal itu diungkapkan Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi saat menerima
perwakilan honorer K2 di kantornya, Jakarta, Kamis (26/2).
“Kalau merujuk kepada
ketentuan sebagaimana diatur dalam PP 48/2005, PP 43/2007, dan PP
56/2012, persoalan K2 itu sudah selesai. Tetapi kami melihat realitanya
saat ini masih menyisakan persoalan, di sisi lain banyak aspirasi yang
perlu diperhatikan, karena itu kami sedang merumuskan solusinya,” kata
Yuddy.
Menurut Yuddy, untuk
mengangkat tenaga honorer menjadi PNS harus tetap melalui tes. Namun,
akan ada prioritas bagi honorer K2 yang berusia diatas 35 tahun.
“Prinsipnya harus tetap ada tes karena ada aturannya berdasarkan UU
ASN. Sebagian besar honorer K2 ini usianya di atas 35 tahun, karena itu
kita prioritaskan yang ikut tes adalah yang usianya diatas 35 tahun,”
kata Yuddy.
wimaogawa.blogspot.com

Yuddy mengatakan, rencananya
tes untuk honorer Eks K2 ini akan dilaksanakan pertengahan tahun 2015.
Menurutnya, tes dilakukan secara serentak agar tidak ada kesempatan
untuk melakukan manipulasi. Selain itu, honorer Eks K2 juga diwajibkan
dilengkapi dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari
Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing.
Yuddy juga menegaskan mengenai
status dari kurang lebih 80 ribu orang yang lulus seleksi CPNS dari
jalur K2 yang belum dilakukan pemberkasan di BKN karena tidak dilengkapi
SPTJM atau tidak memenuhi persyaratan administrasi, akan dibatalkan.
“Kekosongan formasi tersebut diproyeksikan untuk diisi Eks K2 asli yang
akan mengikuti tes nanti,” kata Yuddy. Yuddy berharap dengan adanya
kebijakan ini maka seluruh persoalan honorer K2 bisa selesai di akhir
tahun 2015.
Menanggapi hal tersebut, Titin
yang merupakan ketua Forum Honorer K2 Indonesia mengatakan menerima
putusan Menteri PANRB tersebut. Namun, dia meminta agar Menteri bisa
mempertimbangkan jika ada honorer K2 asli yang kembali tidak lulus saat
ujian nanti. “Kalau tidak lulus lagi mau diapakan honorer ini? Mohon itu
menjadi bahan pertimbangan pak Menteri,” kata Titi.
Yuddy mengatakan akan
mempertimbangkan semua aspirasi tersebut. Walaupun tentu keputusannya
nanti tidak akan disukai semua pihak. “Setiap keputusan yang dibuat
memang tidak sepenuhnya disukai semua pihak, tetapi kalau itu baik, 
maka saya akan tetap melakukannya,” kata Yuddy.  
Sumber : ( menpan.go.id )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *