Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word

Posted on
Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word – Ketika sebuah Komunitas akan mengadakan sebuah event, anggaplah event musik tentu membutuhkan sponsor untuk membiayai kegiatan jika dana yang akan digunakan cukup besar. Dari sponsor ini pihak Penyelenggara akan mendapatkan dukungan baik materi atau lainnya guna suksesnya acara yang akan digelar. 
Nah, pada postingan ini admin akan membagikan Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word yang dapat diedit sesuai dengan kebutuhan

Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word

Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word
A.              
LATAR BELAKANG
Musik Dangdut adalah aliran musik yang sudah tidak
asing bagi masyarakat Indonesia, Dangdut kita ketahui merupakan musik yang
sangat Merakyat bagi bangsa Indonesia sejak jaman berdirinya negara Indonesia.
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik
yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada
tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh
unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok
dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an
membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan
gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh
dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer,
dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari
keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.
Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari
suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan
didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis
dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat
populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.
Menjelang 1970, Rhoma Irama mulai menunjukkan
kemampuan bermusiknya di irama dangdut. Rasa tidak puas dan keinginan terkenal
mendorong Rhoma Irama menciptakan irama musik baru. Irama musik Melayu
dikombinasikan dengan aliran musik rock, pop, dan irama lain. Hasil yang
diciptakan adalah irama dangdut. Semenjak masa itu, istilah dangdut semakin
populer di Indonesia. Lagu-lagu yang diciptakan Rhoma Irama tidak sekedar
menampilkan keindahan. Lirik-lirik yang bermakna dakwah merupakan isi
lagu-lagunya. Beberapa nama dari masa 1970-an yang dapat disebut adalah Mansyur
S., Ida Laila, A. Rafiq, serta Muchsin Alatas. Populernya musik Melayu dapat
dilihat dari keluarnya beberapa album pop Melayu oleh kelompok musik pop Koes
Plus di masa jayanya.
Era Musik Dangdut Setelah 1970-an mulai banyak sekali
Musisi dan seniman dangdut ini, dan musik ini mulai memasyarakat di semua
kalangan Rakyat Indonesia antara lain Hamdan ATT, Meggy Zakaria,Vetty Vera, Nur
Halimah, Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Itje Trisnawati, Evi Tamala, Dewi Persik,
Kristina, Cici Paramida, Inul Daratista dan banyak Insan Musik dangdut lainnya.
Pada era tahun 2000 an seiring dengan kejenuhan Musik
Dangdut yang original maka diawal era ini Para musisi di wilayah Jawa Timur di
daerah pesisir Pantura mulai mengembangkan jenis Musik Dangdut baru yaitu seni
Musik Dangdut Koplo. Dangdut Koplo ini merupakan mutasi dari Musik Dangdut
setelah Era Dangdut Campursari yang bertambah kental irama tradisionalnya dan
dengan ditambah dengan masuknya Unsur Seni Musik Kendang Kempul yang merupakan
Seni Musik dari daerah Banyuwangi Jawa Timur dan irama tradisional lainya
seperti Jaranan dan Gamelan. Dan berkat kreatifitas para Musisi Dangdut Jawa
Timuran inilah sampai saat ini Musik Dangduk Koplo yang Identik dengan Gaya
Jingkrak pada Goyangan Penyanyi dan Musiknya ini saat ini sangat kondang dan
banyak digandrungi segala kalangan masyarakat Indonesia.
Pada era Musik Dangdut Koplo inilah mulai memacu
tumbuhnya Group Musik Dangdut yang lebih terkenal dengan sebutan OM atau Orkes
Melayu antara lain OM. Sera, OM. Monata, OM Palapa, OM New Palapa, OM RGS dan
OM yang lebih kecil lainya yang mengibarkan aliran Musik Dangdut Koplo di
Nusantara ini.
Musik dangdut terus mengalami perkembangan. Menjelang
tahun 2000, muncul penyanyi dangdut yang sangat mendapatkan perhatian
masyarakat. Hal itu dikarenakan gerakan goyangnya melebihi gerakan penyanyi
lain, bahkan manusia normal. Gerakan berputar-putar dari atas ke bawah
merupakan ciri khas penyanyi tersebut. Inul Daratista merupakan pemilik
goyangan maut itu.Kemunculan Inul Daratista sangat dikecam oleh kalangan agama.
Faktor moral dan norma merupakan alasannya. Tanggapan positif diberikan oleh
sebagian kalangan yanga memandangnya sebagai suatu seni dan ekspresi diri.
Perbedaan pendapat itu memicu kontroversi dan semakin mempopulerkan nama Inul
Daratista. Berawal dari peristiwa itu, masyarakat kalangan atas mulai
memperhatikan musik dangdut.
Pada masa 2000 an juga, musik dangdut tidak dapat
dipandang lagi sebagai musik kampungan. Berbagai peristiwa dan acara terhormat
mulai menampilkan musik dangdut. Tayangan utama di stasiun televisi menampilkan
musik dangdut. Kafe-kafe terkenal tidak segan menampilkan musik dangdut.
Dan saat ini Musik dangdut sudah menjangkau segala
kalangan Masyarakat dari kalangan kelas bawah samapai kalangan menengah dan
kelas ataspun sudah mulai ketagihan dengan Seni Musik Dangdut ini. Hingga Musik
dangdut pun sudah merambah di dunia Diskotik yang sudah memutar Musik Dangdut
sebagai Musik wajibnya, Dan sudah tak asing lagi saat ini Banyak Stasiun Radio yang
menamakan dirinya sebagai Stasiun Radio Dangdut bahkan Stasiun Telivisi Dangdut
Indonesia, karena kecintaan masyarakat dengan Irama Musik dangdut ini.
Maka tidak bisa dipungkiri Irama Musik dangdut ini
bisa dibanggakan menjadi Musik Asli Indonesia. Dan akhirnya Musik Asli Dangdut
Indoensia sudah merambah ke Dunia Internasional antara lain Musik dangdut ini
sudah masuk ke negara Jepang yang mulai gandrung dengan Musik Dangdut ini yang
menwa kebanggaan kita akan Musik Dangdut Musik Asli Indonesia kita tercinta
ini.
Selanjutnya dari pemaparan di atas dapat disimpulkan
bahwa musik dangdut merupakan salah sastu aliran musik yang banyak penggemarnya
di Indoensia. Oleh karena itu Kami Pemuda Dukuh Gunungpring melalui Karang
Taruna GP Community memilih musik dangdut sebagai pengisi acara dalam rangka
memeriahkan Hari Ulang Tahun Karang Taruna GP Community yang ke-9. Jadi, karena
animo masyarakat yang sangat besar ini kami mohon kepada Pimpinan PT. Gurang
Garam Tbk untuk memberikan bantuan dana guna terselenggaranya acara tersebut.
Besar harapan kami agar Pimpinan PT. Gurang Garam Tbk dapat
mengabulkan permohonan kami. Semoga dari acara Hari Ulang Tahun Karang Taruna
GP Community yang ke-9 ini dapat memberikan rasa persatuan dan kesatuan antar pemuda
dan warga pada umunya dan dapat menguntungkan berbagai pihak. Atas kerjasama
yang baik ini kami segenap panitia HUT GP Community mengucapkan terima kasih.
B.  KONSEP
Konsep ide Kami adalah memecahakan sumbatan dari
kebuntuan. Menyatukan pikiran pemuda Karang Taruna Dukuh Gunungpring Desa
Gondang agar dapat bersatu melalui sebuah kegiatan, serta meningkatkan
kreatifitas pemuda demi memajukan Dukuh Gunungpring dan Desa Gondang pada
umumnya.
C.  MAKSUD DAN TUJUAN
:
1.   
Untuk memeriahkan acara peringatan Hari Ulang Tahun GP
Community yang ke-9
2.   
Sebagai ajang silaturahmi pemuda dan warga pada
umumnya
3.   
Sebagai sarana untuk mempersatukan pemuda melalui
sebuah kegiatan
4.   
Meningkatkan kreatifitas pemuda dalam mengisi kegiatan
karang taruna guna memajukan Desa
5.   
Sebagai sarana untuk komunikasi prodak atau program
dari PT.
Gudang Garam Tbk kepada masyarakan Dukuh Gunungpring desa Gondang dan
sekitarnya
D.  MANFAAT
Bantuan dana dari PT. Gudang Garam
Tbk sangat bermanfaat sekali bagi panitia HUT Karang Taruna GP Community yang
ke-9, karena dengan adanya bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan biaya
pelaksanaan kegiatan.
E.  PENYELENGGARA
DAN NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemuda Karang Taruna
Dukuh Gunungpring desa Gondang dengan diberi nama “Perayaan Hari Ulang Tahun GP Community Gunungpring yang ke-9”
F.   WAKTU DAN TEMPAT
Hari /
Tanggal            
: Minggu, 25 September 2016
Waktu                        
: 13.00 WIB – selesai
Tempat                       
: Lapangan badminton Rt 03 Dk. Gunungpring Ds. Gondang
G. SUMBER DANA
KEGIATAN
Sumber dana untuk melaksanakan kegiatan ini terbagi 3
Jenis, yaitu :
1.      Iuran dari
Pemuda (50%)
2.      Dana Donatur
(25%)
3.      Dana
Sponsorship (25%)
H.  ESTIMASI
BIAYA
No
Uraian
Jumlah
Keterangan
1
Biaya Orkes
Rp       7.000.000
2
Konsumsi
Rp       2.000.000
3
Keamanan
Rp       2.000.000
4
Lain-Lain
Rp       1.386.000
JUMLAH
Rp     12.386.000

Selengkapnya silahkan unduh Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word di sini :

Download File

Sekian share Contoh Proposal Musik Orkes Dangdut Format Word, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *