Batas Akhir Pengisian PUPNS Menurut PERKA BKN No. 19 Tahun 2015

Posted on

Batas Akhir Pengisian PUPNS Menurut PERKA BKN No. 19 Tahun 2015 – Tidak terasa 1 bulan sudah PUPNS dilaksanakan oleh sebagian PNS di Indonesia. Namun, tahap pengisian formulir PUPNS oleh PNS sendiri juga masih banyak kendala karena sebagian memang belum mendapatkan sosialisasi yang jelas.

Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015 dan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K.26-30/V77-4/99 Tanggal 27 Juli 2015 tentang Implemetasi e-PUPNS tahun 2015, bahwa terhitung mulai tanggal 1 September 2015 seluruh PNS wajib mendaftar untuk pendataan ulang secara elektronik pada situs ePUPNS BKN paling lambat sampai dengan bulan Desember 2015, apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan PNS tidak melaksanakan pemutakhiran data melalui ePUPNS maka sanksi yang akan diberikan adalah PNS tersebut akan dikeluarkan dari database nasional dan akibat dari data PNS yang dikeluarkan sebagaimana dimaksud maka pelayanan mutasi kepegawaian yang bersangkutan tidak akan diproses.

Untuk jadwal pengisian dan batas akhir PUPNS dapat dilihat pada lampiran Parka yang pernah dibagikan ke BKD masing-masing daerah. Namun, untuk setiap daerah batas akhir pendataan PUPNS mungkin saja berbeda-beda sesuai dengan kebijakan daerah masing-masing.

wimaogawa.blogspot.com

Berikut Jadwal Pengisian serta Batas Akhir Pendataan PUPNS 2015

1. Persiapan pelaksanaan e-PUPNS dilakukan oleh user admin sistem paling lambat akhir bulan Agustus 2015.
2. Pengisian formulir e-PUPNS dilakukan sampai dengan akhir bulan November 2015.
3. Proses verifikasi dilakukan sampai dengan akhir bulan Desember 2015.
catatan: Jadwal di atas bisa saja berbeda dengan Jadwal yang diterapkan pada Daerah Anda.

Demikian informasi terkait Batas Akhir Pengisian PUPNS Menurut PERKA BKN No. 19 Tahun 2015, semoga bermanfaat.

4 thoughts on “Batas Akhir Pengisian PUPNS Menurut PERKA BKN No. 19 Tahun 2015

  1. Bagian mana yang utama dalam kegiatan PUPNS, apakah registrasi atau pengisian formulirnya, sebab kami di daerah kebanyakan sudah mendaftar tapi untuk pengisian formulirnya kami mengalami hambatan, selain itu juga isian formulir yang kami cetak berbeda dengan permintaan data pada saat pengisian di form websitenya, serta kami juga tidak bisa mengetahui apakah isian yang kami buat itu bisa tersimpan di server atau tidak serta sudah benar atau belum, karena begitu kami cek ulang, isiannya masih seperti kondisi awal saat kami cetak formulir……

    1. baik formulir maupun kode registrasi sama pentingnya pak. Jika kode registrasi belum diverifikasi oleh verifikator bagaimana cara mengisi PUPNS? nah selanjutnya masalah isian formulir yang berbeda dengan form yang diminta di website, solusi saya gunakan 2 formulir agar saling melengkapi. Pertama formulir hasil cetakan PUPNS, yang kedua bisa cari di google (atau gunakan formulir ini : http://wimaogawa.blogspot.co.id/2015/09/download-formulir-pupns-tahun-2015.html ) , untuk pertanyaan terakhir bapak terkait dengan isian form sudah diterima server apa belum, maksudnya data tersebut sudah dikirim ke server namun dalam bukti cetak tidak tercetak semua isiannya?

  2. Apakah data tempat tugas diisi sesuai dengan tampat tugas saat ini walaupun kita pegawai pemko/kab yg dpk/dpb pada instansi vertikal dalam waktu yg tidak ditentukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *