2016, Kuota dan Sasaran Daerah SM3T Akan Diperluas

Posted on

2016, Kuota dan Sasaran Daerah SM3T Akan Diperluas – Kabar gembira bagi Bapak/Ibu yang ingin meniti karir sebagai guru di daerah terpcencil, karena di tahun 2016 program tersebut akan diperluas. Sedikit membahas tentang Program SM3T. Apa sebenarnya Program SM3T itu?

Program SM-3T merupakan salah satu Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia, adapun program MBMI lainnya sebagai berikut :

– Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi dengan Kewenangan Tambahan (PPGT),
– Program Kuliah Kerja Nyata di Daerah 3T-dan PPGT (KKN-3T PPGT),
– Program Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Kolaboratif (PPGT Kolaboratif),
– Program S-1 Kependidikan dengan Kewenangan Tambahan (S-1 KKT).

Ditujukan kepada para Sarjana Pendidik yang belum bertugas sebagai guru untuk ditugaskan selama satu tahun di daerah 3T. Program SM-3T ini adalah Program Pengabdian para Sarjana Pendidikan (S.Pd.) untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daearah yang tergolong 3T, sebagai penyiapan pendidikan profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kata SM-3T untuk pertama kalinya di publikasikan pada tanggal 19 Oktober 2011 melalui situs LPTK penyelenggara.
Baca juga : Angka peminat program guru garis depan melonjak

wimaogawa.blogspot.com

Peserta program SM-3T adalah lulusan S-1 Kependidikan (S.Pd.) yang sesuai dengan mapel/ bidang studi yang dibutuhkan di daerah penempatan (3T).  Program ini dimaksudkan untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga pendidik (guru) sekaligus mempersiapkan calon guru profesional.

Kuota peserta dan sasaran daerah program Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T) pada 2016 mendatang akan diperluas. Meskipun pagu anggaran Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pada 2016 mengalami penurunan, namun rencana perluasan program tersebut tetap akan dilakukan.

Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kemenristek Dikti, Ali Ghufron Mukti menuturkan perluasan program akan dilakukan dengan strategi kerjas ama bersama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut dia, untuk perbaikan program SM3T memang diperlukan keterlibatan dua kementerian tersebut.

“Kedepannya, Kemendikbud akan ikut mengelola SM3T. Sejauh ini koordinasi terkait hal ini terus dilakukan,” ujarnya ketika ditemui di Kantor Kemenristek Dikti, Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Dia menuturkan, kerjasama dalam pengelolaan program SM3T diperlukan agar memastikan program berjalan dengan efektif. Tidak hanya terkait dalam pelaksanaannya, namun juga terkait efektifitas pemanfaatan lulusan program SM3T.

Saat ini diketahui telah terdapat total 10.290 alumni SM3T. Sejumlah 4500 sarjana dari total tersebut telah lulus PPG, dimana 800 diantaranya sudah diangkat sebagai CPNS oleh Kemendikbud dan ditempatkan di daerah-daerah dalam program Guru Garis Depan.

Ali mengakui, masih terdapat sejumlah lulusan SM3T yang telah melalui tahapan PPG namun belum terserap sebagai tenaga pendidik. Hal ini menurut dia dikarenakan belum sinkronnya kebutuhan guru di lapangan dengan penyerapan lulusan SM3T.

“Karena itu dengan kerjasama dengan Kemendikbud sebagai kementerian yang membawahi guru, program bisa berjalan dengan lebih sinkron untuk jumlah kebutuhan guru. Perencanaan jumlah guru dan juga pengalokasian dana nanti melibatkan Kemendikbud, sedangkan proses pendidikan sarjananya baru Kemenristek Dikti yang bertanggung jawab,” ucapnya.

sumber

33 thoughts on “2016, Kuota dan Sasaran Daerah SM3T Akan Diperluas

  1. Saya berharap ditahun depan saya bisa lulus. Tahun ini saya dijadikan sebagai cadangan. Semoga ada toleransi untuk yang lulus sebagai cadangan di sm3t 2015. Salam maju bersama mencerdaskan indonesia.

  2. sya Dian lulusan 2013,sya sangat berminat sekali mengikuti program SM3t ini dari dulu tetapi jurusan sya tidak ada sewaktu sya melihat pengumumannya,sya jurusan S1 Pendidikan Teknik Elektro

  3. sya Dian lulusan 2013,sya sangat berminat sekali mengikuti program SM3t ini dari dulu tetapi jurusan sya tidak ada sewaktu sya melihat pengumumannya,sya jurusan S1 Pendidikan Teknik Elektro

  4. jadi bingung, awalnya udah mantap pengen ikut, taunya baca syaratnya harus prodi yang terakreditasi min, B. pas cek di BANPT akreditasi prodi kampus saya masih C. please pencerahannya. apakah bisa mendaftar dengan akreditasi c?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.