2015 Youtube Beralih Dari Flash Ke HTML5 Untuk Mengurangi Buffering

Posted on

YOUTUBE – Perlahan tapi pasti, YouTube berangsur meninggalkan platform video web
Flash. HTML5 kini digunakan sebagai platform video secara default untuk sejumlah browser, seperti Chrome, Internet Explorer 11, Safari 8, dan versi “beta” dari Firefox.

Kini, sebagaimana dikutip Kompas Tekno dari ArsTechnica, Rabu (28/1/2015), pengguna peramban-peramban di atas tak perlu lagi memasang plug-in Flash yang selama ini diperlukan untuk menonton tayangan video di situs tersebut.

Plug-in Flash diketahui sering bermasalah, antara lain karena menguras sumber daya sistem dan berulangkali menimbulkan celah keamanan.

wimaogawa.blogspot.com

YouTube
mulai bereksperimen dengan HTML5 sebagai platform video sejak empat
tahun lalu, namun ketika itu HTML5 masih memiliki sejumlah kekurangan
seperti tidak adanya dukungan Adaptive Bitrate yang memungkinkan
penyesuaian kualitas video secara on-the-fly.

Tetapi kini ekstensi MediaSource telah memungkinkan YouTube untuk menambahkan dukungan Adaptive Bitrate di platform HTML5.

Pihak YouTube menyatakan bahwa hal ini telah mengurangi buffering sebanyak “50 persen secara global dan hingga 80 persen di jaringan-jaringan dengan trafik padat”.

Peralihan
ke HTML5 sekaligus memungkinkan YouTube menyajikan video dengan codec
VP9 ke pengguna. Codec yang diusung oleh Google ini diklaim bisa
menghemat bandwidth sebesar 35 persen dibandingkan codec H.264.

SUMBER

 

20 thoughts on “2015 Youtube Beralih Dari Flash Ke HTML5 Untuk Mengurangi Buffering

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.